Blog

26 Februari 2018

Mahasiswa Farmasi Stikes Banyuwangi Tour Semarang-Solo

Banyuwangi – 36 mahasiswa prodi D-III Farmasi tingkat II Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi melaksanakan Scientific Tour Semarang-Solo, pada 12-16 Februari 2018. Kegiatan yang bertujuan dasar sebagai bentuk proses belajar mahasiswa ini, merupakan pertama kalinya bagi prodi farmasi. Didampingi beberapa dosen pendamping, rombongan berangkat diawali dengan upacara pembukaan yang dibuka oleh ketua prodi D-III Farmasi, Dewi Titah, S.Si, Apt. Dalam sambutannya, Titah begitulah sapaan akrabnya berpesan agar mahasiswa dapat belajar secara maksimal.

Foto didepan PT Victoria Care Indonesia

“ Selama tour ini, kita akan mengunjungi beberapa lokasi yang akan digunakan sebagai tempat edukasi mahasiswa. Setelah menghabiskan waktu sehari semalam untuk berangkat, dihari kedua kita akan mengunjungi PT. Victoria Care Indonesia, Semarang. Setelah banyak belajar tentang formulasi hingga pengelolahan limbah di Victoria Care Indonesia, perjalanan dilanjutkan menuju tempat wisata Sampokong. Di hari ketiga, rombongan melanjutkan tour menuju PT. Sidomuncul. Disana mahasiswa tidak hanya diajak berkeliling kawasan industri saja, melainkan juga diberi kesempatan untuk berdiskusi terkait bagaimana peran D-III Farmasi di sebuah perindustrian,” papar Mohammad Rofiq Umar, M.Si selaku dosen farmasi yang ikut mendampingi dalam kegiatan tour tersebut.

Rofiq menambahkan “ Kawasan selanjutnya yang dikunjungi dihari terakhir adalah Balai Besar Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu. Di tempat ini, mahasiswa diarahkan ke laboratorium uji, lahan tanaman obat, pengelolahan pasca panen, serta museum obat. Sebelum pulang ke Banyuwangi, rombongan kita ajak ke tempat wisata Balekambang untuk sekedar refreshing tambahan,”

Foto Sesi Diskusi di Agrowisata Sidomuncul

Menurut Rofiq, antusias mahasiswa sangat tinggi selama tour berlangsung. Hal ini nampak pada saat proses diskusi di tempat industri yang dikunjungi, beberapa mahasiswa aktif bertanya baik tentang produk yang dihasilkan dan tentang peluang pekerjaan yang ada bagi lulusan farmasi di tempat industri.  Rasa semangat untuk menggali informasi semakin besar, ketika beberapa industri menyampaikan bahwa peluang kerja bagi farmasi di industri sangat besar, biasanya bisa menempati sebagai quality control. Bahkan ada sebuah industri yang mengizinkan apabila ada mahasiswa yang ingin melakukan penelitian tugas akhir di kawasan industri tersebut. Hal ini juga diakui oleh Dewi Titah, ketua prodi D-III Farmasi “tujuan kegiatan ini selain untuk rekreasi, belajar tentang ilmu di bidang profesinya, kegiatan ini juga bertujuan memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang sebuah lapangan pekerjaan, bahwa lulusan farmasi tidak hanya bisa bekerja di sebuah pelayanan kesehatan namun juga di sebuah perindustrian,”.

Sementara itu, Humas Stikes Banyuwangi Dian Roshanti, S.Sos mengatakan “kunjungan mahasiswa di beberapa industri tersebut juga menambah mitra kerjasama bagi Stikes dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kunjungan tersebut akan dilanjutkan dengan pengesahan kerjasama dengan beberapa lembaga tersebut, “

Ketua Stikes Banyuwangi, Dr. H. Soekardjo sangat mengapresiasi kegiatan scientific tour tersebut. “ Saya berharap, ini dapat menjadi program rutin prodi farmasi. Bahkan saya juga ingin, prodi-prodi yang lain juga mempunyai program study tour sesuai kebutuhan prodi masing-masing. Sehingga dari sini, bisa membekali mahasiswa tidak hanya untuk rekreasi tapi juga dalam hal edukasi,” ucap Soekardjo. (Humas)

Berita Mahasiswa
About admin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *