Blog

9 Maret 2018

Dosen dan Karyawan Stikes Banyuwangi Adakan Outbound Guna Meningkatkan Kualitas Kerja

Sebanyak 68 dosen dan karyawan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi melaksanakan kegiatan outbound yang bekerjasama dengan tim outbound profesional dan berpengalaman “GM Tour and Travel” di Cafe Gunung Gumitir pada Kamis (1/3). Kegiatan yang dipimpin oleh Kristiyanto, SP ini merupakan kegiatan rutin dari Stikes Banyuwangi, selain itu juga sebagai sarana untuk membangun kebersamaan, kekompakan, serta peningkatan mutu kualitas kerja.

Perjalanan dimulai pukul 06.00 WIB, dimana para peserta yang ikut berkumpul dihalaman kampus. Butuh waktu 90 menit menggunakan bus untuk menuju lokasi outbound. Sepanjang perjalanan, nuansa kekeluargaan begitu terasa, masing-masing peserta saling bergurau, bahkan ada yang menghibur peserta lain dengan cara menyumbangkan sebuah lagu. Cuaca yang cerah juga menjadi faktor keceriaan yang mengiringi perjalanan.
Sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan telah tiba di lokasi. Diawali dengan sarapan pagi dilanjutkan dengan foto bersama didepan tulisan Cafe Gunung Gumitir. Kegiatan outdoor dimulai dengan upacara pembukaan pada pukul 09.00 WIB. “Selamat pagi dan selamat datang bapak ibu dosen dan karyawan Stikes Banyuwangi, sebelum kita melakukan kegiatan outbound hari ini kita akan melakukan upacara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan ceremonial pembukaan yang akan langsung dipimpin oleh bapak rektor” ucap Kristiyanto yang juga menjabat sebagai ketua DPC Banyuwangi. Ketua Stikes Banyuwangi, Dr. H. Soekardjo dalam sambutannya menyampaikan, “Kegiatan ini semata-mata tidak hanya untuk senang-senang saja, melainkan juga sebagai sarana para dosen dan karyawan meningkatkan kualitas kerja. Jadi saya berharap, semuanya dapat mengikuti dengan baik dan mengambil nilai-nilai atau pesan moral yang ada disetiap kegiatannya,”.

Setelah Soekardjo membuka acara, kegiatan outbond pun diambil alih oleh Kristanto dan satu rekan timnya bernama Yasin. Kegiatan yang pertama dilakukan adalah sesi kelompok besar, dimana para peserta diajak pemanasan dengan melakukan senam kewer-kewerr,dilanjutkan dengan permainan kecil seperti permainan menangkap monyet, perintah komandan, dan wow game. setelah itu, pemandu mulai membagi peserta menjadi 4 kelompok dengan cara berhitung. Berbagai permainan kelompok pun dilakukan, mulai dari moving ball, trust fall, roda gila, menara kaleng, halang rintang dan pipa ajaib. Teriakan semangat dan kecerian terus terlontar dari semua peserta, tanpa terasa terik matahari telah menyengat diujung kepala. Sebelum memasuki waktu istirahat, ada satu permainan yang merupakan puncak dari inti kegiatan outbound hari itu, nama permainan tersebut adalah “Kancil dan Buaya”. Sama seperti ilustrasi cerita kancil dan buaya pada umumnya, yang menjadi kancil dalam permainan tersebut adalah Roudhotun Nurul Laili, M.Pd selaku dosen Bahasa Inggris di D3 Keperawatan dan didampingi oleh wakil ketua dua bidang sarana prasarana, Erik Toga M.Kes. Dengan membawa bendera Merah Putih, si Kancil harus menyebrangi segerombolan buaya agar dapat memberikan bendera tersebut kepada rajanya.

Pada kesempatan ini, Ketua Stikes Banyuwangi adalah raja si kancil yang sedang menunggu diujung jembatan, dan semua peserta lain adalah buayanya. Dari permainan ini, ada sebuah pesan moral yang tersampaikan “Ini adalah ibarat perjalan kita membangun Stikes Banyuwangi mulai merangkak hingga saat ini, semua butuh kerjasama dan butuh loyalitas tinggi,” papar Ketua Stikes yang baru saja mendapat penghargaan sebagai Pelopor Pendidikan Kesehatan 2018.

Pukul 11.30 WIB kegiatan outdoor pun berakhir, peserta diberi kesempatan untuk istirahat dan melakukan sholat duhur, lalu dilanjutkan dengan makan siang yang diiringi oleh entertaiment program. Suasana kebersamaan begitu tercipta ketika sejumlah karyaman dan dosen bernyanyi dan menari bersama. Puas dihibur dengan lagu-lagu, peserta kemudian digiring menuju perkebunan kopi, melihat pabrik kopi, dan terowongan kereta api menggunakan kereta kelinci. Bagi peserta yang tidak takut pada ketinggian, diberi kesempatan untuk mencoba wahana flying fox. Pukul 16.00 WIB outbound berakhir, kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah oleh tim pemandu bagi kelompok yang juara. (Humas).

Berita Utama
About admin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *