Berita

31 Oktober 2017

204 Mahasiswa Stikes Diwisuda

Sebanyak 204 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi menjalani wisuda, Sabtu (28/10). Sidang senat terbuka ke 25 ini diikuti wisuda diploma dan sarjana sekaligus pelantikan dan pengambilan sumpah Ahli Madya Keperawatan, Ahli Madya Kebidanan dan Profesi Ners. Dalam wisuda ini dihadiri Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Kopertisi Wilayah VII Jatim Prof. Dr. Ir Suprapto DEA, serta undangan dan mitra lainnya.

Ketua Stikes Banyuwangi Dr. H. Soekardjo menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia tak ingin wisudawan larut dalam kegembiraan. Sebab, selanjutnya wisudawan dihadapkan dengan beban berat karena masyarakat menaruh harapan besar kepada mereka. “Sebagai sarjana keperawatan dan kebidanan, kami berharap Anda mampu mempersembahkan pengetahuan, keterampilan dan sikap profesional bagi masyarakat, bangsa dan negara. Sebab, ilmu yang didapatkan selama kuliah di Stikes adalah ilmu yang terkait dengan kesehatan manusia,” kata Soekardjo.

Dikatakan, Stikes telah melakukan berbagai terobosan disegala lini. Baik dari akreditasi institusi dan program studi (prodi). Juga bidang pengembangan tenaga dosen dibuktikan dengan sejumlah dosen telah mengikuti pendidikan magister dan doktor dibeberapa universitas negeri di Indonesia, bahkan hingga keluar negeri. “Alhamdulillah, 4 prodi di Stikes juga telah terakreditasi B. Yaitu D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, S1 Keperawatan, dan Profesi Ners. Mohon doa restunya karena tahun depan, prodi baru D3 Farmasi akan menjalani visitasi akreditasi. Selain itu, kami masih berupaya agar kami bisa secepatnya mendirikan Klinik Stikes. Karena Stikes tidak hanya mencetak tenaga kerja saja, tetapi juga menyiapkan lapangan pekerjaan bagi mereka. Salah satunya mengembangkan enterpreneur yang ada di Stikes termasuk mendirikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di kampus,” imbuh Ketua Pelti ini.

Ketua Kopertis Wilayah VII Jatim Prof. Dr. Ir. Suprapto DEA juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan Stikes. Menurut Suprapto, tenaga paramedis adalah ujung tombak tenaga kesehatan. Sementara tenaga kesehatan di Jatim bertambah banyak. Sehingga membutuhkan standarisasi dalam bidang ilmu kesehatan ini. “Dan Kopertis mencatat tiap tahun perkembangan Stikes semakin meningkat. Stikes adalah PTS kesehatan terbaik dengan peringkat ke 12 dari 44 Stikes se- Jatim,” papar Prof. Suprapto.

Sementara itu Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dalam sambutannya mengatakan, dengan mengusung tema Pemuda Berani Bersatu, pemuda Banyuwangi harus bersatu mulai sekarang. “Mudah – mudahan ilmu yang diperoleh para wisudawan bisa menjadi bekal untuk menjadi SDM yang berkualitas,” pungkas Yusuf.

Dalam wisuda tersebut Stikes juga menyerahkan penghargaan kepada Bupati Abdullah Azwar Anas sebagai “Top Leadership Management 2017” yang diwakili Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko. Selain itu penghargaan “The Trust of Family to Stikes Banyuwangi 2017” juga diberikan kepada Drs. Abu Mansur atas kepercayaannya menyekolahkan ketiga anaknya di Stikes. Mereka adalah Al Farabi (S1 Keperawatan), Amalia Salisa (D3 Kebidanan) dan  Farikha Mansur (D3 Keperawatan). Untuk wisudawan peraih IPK terbaik berhak mendapatkan trophy, piagam penghargaan dan uang pendidikan. Selamat ya..

Berikut daftar nama wisudawan peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik:

Prodi S1 Keperawatan:

  1. Halimatus Sa’diyah dengan IPK 3,76
  2. Novelia Dinda Amanda dengan IPK 3,73
  3. Oktavia Mualifah dengan IPK 3,61

Prodi Profesi Ners:

  1. Dina Nurhayati dengan IPK 3,89
  2. Citra Indra Gustian dengan IPK 3,88
  3. Riris Diafanti dengan IPK 3,88

Prodi D3 Keperawatan:

  1. Syahrul Effendi dengan IPK 3,48
  2. Ni Komang Rahayu dengan IPK 3,4
  3. Novi Indriyani dengan IPK 3,39

Prodi D3 Kebidanan:

  1. Tanti Krusita dengan IPK 3,67
  2. Endang Sri Lestari dengan IPK 3,61
  3. Amirah Faisal dengan IPK 3,59
Berita Utama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • twelve − eleven =