Blog

31 Juli 2018

53 Bidan Ikuti Pelatihan Prceptorship di Stikes

Hj. K. Kasiati dari PD IBI provinsi Jawa Timur saat memberikan materi pada peserta pelatihan preceptorship di Stikes Banyuwangi (27/7)

Sebanyak 53 bidan mengikuti Pelatihan Preceptorship Pembimbing Klinik Kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi, Jumat-Sabtu (27-28/7). Kegiatan yang bertempat di ruang rapat gedung rektorat lantai I itu, menghadirkan Hj. K. Kasiati, M.Kes dan Miatuningsih, Dip. MW., S.pd dari Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Provinsi Jawa Timur sebagai narasumber.

Mereka yang mengikuti pelatihan tersebut meliputi para pembimbing klinik dari puskesmas, bidan praktek swasta, serta rumah sakit yang ada di wilayah Banyawangi dan Situbondo.

Ketua panitia pelatihan sekaligus Ketua Program Studi (Prodi) D3 Kebidanan Indah Christiana, SST., M.Kes menjelaskan, yang menjadi dasar dari pelaksanaan kegiatan ini adalah pentingnya pembimbing wahana praktik (preceptor, red) mahasiswa kebidanan yang berkompeten. “Menjadi seorang pembimbing klinik harus berkompenten, handal dan memiliki sertifikat pelatihan. Untuk itu, kegiatan ini penting diikuti oleh bidan-bidan yang menjadi preceptor di wahana praktik  “ papar Indah Cristiana.

Perempuan yang akrab dipanggil Indah tersebut menambahkan, bahwa selama dua hari para peserta tidak hanya menerima pemaparan materi saja, melainkan juga latihan dan role play. Lokasi latihan yang dipilih, dalam hal ini Stikes Banyuwangi bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi. “Dihari pertama, peserta akan full mendapatkan materi, sedangkan dihari kedua mereka akan dibagi menjadi 10 kelompok untuk melangsungkan latihan dan role play dibeberapa ruangan di RSUD Balmbangan,” tambahnya.

DR. H. Soekardjo selaku Ketua Stikes Banyuwangi dalam sambutannya berkata, menurut ia pelatihan preceptor merupakan bentuk keseimbangan ilmu antara yang diperoleh mahasiswa di kelas dengan pembimbing klinik atau dosen praktis di wahana praktik. Pihaknya akan terus menindaklanjuti kegiatan ini, karena kedepannya pembimbing klinik diharapkan dapat meningkatkan jenjang pendidikannya ke profesi kebidanan. “Dalam hal ini, Stikes tengah mempersiapkan untuk S1 Kebidanan dan Profesi, selain S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Gizi dan S1 Farmasi” papar Soekardjo

Soekardjo juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua IBI Banyuwangi Hj. U. Werdianingsih, SKM., M.Ph yang telah mendukung penuh kegiatan pelatihan preceptorship di Stikes Banyuwangi.

Narasumber pelatihan, Hj. K. Kasiati, M.Kes mengatakan, adanya pelatihan preceptorship dapat membantu perkembangan pendidikan bidan kedepannya. “Saya mengapresiasi pelatihan yang diadakan oleh Stikes, karena turut berpartisipasi dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang berkualitas,” kata Hi. K. Kasiati, M.Kes dalam testimoninya.

Sementara itu, perwakilan dari semua peserta pelatihan Siti Zakiyah, SST.Keb mengaku senang mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Peserta asal Puskesmas Benculuk tersebut berharap akan ada pelatihan preceptorship untuk gelombang berikutnya. “Saya senang akhirnya mendapat banyak ilmu baru dari pemateri, dan saya berharap Stikes akan terus mengadakan pelatihan seperti ini. Karena mengingat, masih banyak tenaga bidan lainnya yang juga perlu mengikuti pelatihan perseptorship,” harap Zakiyah. (*)

Berita Utama
About Stikes Banyuwangi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *