diklat ksrSedikitnya 80 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Suka Rela (KSR), di kampus Stikes Banyuwangi pada 29-31 Januari yang lalu. Kegiatan tersebut selain bersifat tahunan juga bertujuan untuk membina dan membekali kader – kader baru UKM KSR, yang merupakan UKM tertua di Stikes Banyuwangi.

Ketua Panitia Diklat KSR Amir Hamzah mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan PMI Cabang Banyuwangi untuk memberikan pembekalan tanggap bencana kepada para anggota baru. Materi yang diajarkan dalam diklat diantaranya adalah, pertolongan pertama, kepalang merahan, kegawat daruratan dan assessment atau tanggap melihat situasi di lapangan. Materi yang diajarkan selama tiga hari tersebut diberikan dalam bentuk teori di kelas dan langsung aplikasi di lapangan. “Materi yang kami ajarkan di kelas langsung kami praktekkan di lapangan, seperti di area kampus maupun di sungai Mondoluko kecamatan Glagah. Alhamdulillah para peserta semuanya aktif, jadi materi yang diajarkan bisa semuanya diserap,” papar cowok yang masih berusia 19 tahun ini.

Alumni SMA Asembagus itu menambahkan, dalam prakteknya para peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu antara kelompok korban dan penolong. Kelompok yang penolong harus bisa tanggap melihat situasi di lapangan, ketika ada korban yang membutuhkan pertolongan. Semisal seperti materi pertolongan pertama dan kegawat daruratan, penolong harus bisa memberikan pertolongan pada korban yang tiba – tiba mengeluhkan patah tulang dan pendarahan. Untuk materi kepalang merahan hanya bersifat teoritis karena para peserta cukup diajarkan tentang sejarah dan berdirinya PMI di Indonesia. “Materi kepalang merahan cukup simple karena hanya diajarkan tentang sejarah lahirnya PMI Indonesia saja. Karena sebagai anggota baru UKM KSR mereka harus tahu sejarahnya,” ucap Amir.

Amir menjelaskan, Diklat KSR ini terbuka untuk semua mahasiswa baru di Stikes Banyuwangi. Jadi semua mahasiswa yang ingin menjadi anggota UKM KSR bisa mengikuti diklat ini selama tiga hari, dan diwajibkan untuk menginap di kampus Stikes. Selain itu ada penilaian khusus dari panitia untuk peserta yang aktif, yaitu untuk kegiatan UKM KSR berikutnya mereka akan dijadikan panitia. Sukses dan semangat untuk UKM KSR Stikes Banyuwangi yaa.. (Humas)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *