Blog

22 September 2018

Asrama Putri Stikes, Adakan Perpisahan Warganya

Pembina Asrama Putri, Bapak Ivan Rachmawan, S.Kom saat memberikan sambutan

Puluhan warga asrama putri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi, resmi dilepas oleh Pembina dan Penanggung Jawab Asrama Putri Stikes Banyuwangi (14/9). Bertempat di ruang lobi, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh warga asrama, struktural asrama , serta penanggung jawab rumah tangga asrama. Pelepasan yang dimaksutkan adalah perpisahan dari warga asrama yang tidak lagi menetap, dikarenakan masa wajib tinggalnya telah usai.

Susi Oktaviani, S.Kep., Ns, selaku penanggung jawab asrama mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilakukan disetiap akhir tahun ajaran. Dalam hal ini, tidak semua warga asrama harus pindah tempat tinggal, melainkan masih ada yang akan menetap di asrama. “Tidak semua warga asrama yang pindah, sebagian masih ada yang tetap tinggal karena memang masih dipercaya untuk membantu mengurus asrama serta ada yang memang mahasiswa tersebut berasal dari luar pulau,” kata Susi Oktaviani dalam sambutannya.

“Sebenernya sih, kami menginginkannya semua bisa menetap di asrama, namun karena memang kapasitas kamarnya yang belum mencukupi, jadi kami membuat sistem wajib asrama satu tahun bagi mahasiswa baru. Jika sudah naik tingkat, maka tidak diwajibkan lagi,” tambahnya

Wanita yang telah lama membantu dalam mengurus asrama itu berharap, meskipun mahasiswi tidak lagi tinggal di asrama, tetap menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater. Dengan wujud, memilih tempat tinggal atau hunian yang nyaman dan aman. “Meski tidak lagi di asrama, saya berharap semuanya memilih tempat tinggal yang aman, dan menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan Stikes Banyuwangi,” harap Susi

Hal serupa juga disampaikan oleh Pembina Asrama Putri, Ivan Rachmawan S.Kom, pihaknya berpesan agar mahasiswi menjaga perilaku dengan baik, mengindahkan tata tertib hunian barunya, serta tidak melakukan hal-hal yang negatif. “Saya berharap, kalian menjadi sosok yang lebih dewasa karena harus jauh dari orang tua, jangan mudah terpengaruh dengan ajakan-ajakan yang tidak baik. Jika ada kendala atau masalah, tetap melakukan komunikasi dengan pihak kampus,” ucap pria yang juga merupakan wakil ketua tiga bidang kemahasiswaan.

Ni Kadek Trisna, menyampaikan kesan dan pesannya selama tinggal di asrama

Sementara itu, salah satu perwakilan warga asrama, Ni Kadek Trisna, dalam penyampaian kesan dan pesannya mengaku senang bisa menjadi bagian dari warga asrama Putri Stikes Banyuwangi. Dirinya merasa memiliki banyak ilmu baru, teman baru, dan pengalaman baru selama tinggal di asrama yang memiliki banyak fasilitas tersebut. “Seperti slogannya, saya merasakan adanya together in harmony disini, bertukar informasi terkait mata kuliah, bermain bersama, dan banyak lainnya,” terangnya

Sedangkan perwakilan lainnya, yaitu Silvi Lailatus, mahasiswa dari program studi S1 Keperawatan berpesan, semoga sarana prasarana di asrama terus ditingkatkan, agar warga yang tinggal dapat lebih betah lagi. Selain itu juga, terus menjalin kekompakan dan komunikasi dengan warga asrama yang telah menjadi alumni. (Humas)

Berita Mahasiswa
About Stikes Banyuwangi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *