Berita

18 Januari 2018

Baznas dan Stikes Jalin Kerjasama Gesek Rec

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi. Kerjasama yang berupa Gerakan Sedekah Uang Receh (Gesek Rec) ini dilakukan pada saat upacara, Rabu (17/1) di halaman kampus Stikes Banyuwangi.

Ketua Stikes Banyuwangi, Dr. H. Soekardjo mengatakan, selama ini Stikes selalu mengikuti program kemanusiaan yang dilakukan Baznas Banyuwangi. Selain membantu golongan tidak mampu, misi Baznas juga menyentuh dunia pendidikan yakni memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi namun tidak mampu untuk melanjutkan sekolah.

Oleh sebab itu Stikes yang memiliki ratusan mahasiswa memiliki potensi untuk ikut berperan serta membantu program Baznas. “InsyaAllah setiap hari ada gerakan sedekah uang receh dari mahasiswa kami. Nanti jika sudah terkumpul setiap bulan akan kita sampaikan ke Baznas untuk bisa dikelola. Sebenarnya melalui Gesek Rec ini kami ingin mendidik jiwa dan karakter mahasiswa supaya peduli terhadap sesama yang kurang mampu,” papar peraih Top of Figure itu.

Sementara itu Ketua Baznas Banyuwangi, H. Samsudin Adlawi menyampaikan apresiasi kepada Stikes yang telah berkenan menggalang Gesek Rec ini. Menurutnya, gerakan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa agar memanfaatkan uang receh yang selama ini dinilai kurang dibutuhkan untuk dapat digunakan membantu sesama, sehingga bermakna dalam hidup. “Program ini adalah sebuah gerakan untuk mengajak beramal jariyah melalui uang recehan untuk membantu sesama yang tidak mampu dan sedang membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Samsudin menjelaskan, selama tahun 2017 Baznas Banyuwangi telah berhasil mengumpulkan Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) sebesar Rp 2 miliar lebih. Dana sebesar ini telah disalurkan kepada mustahik.

Selain untuk membantu orang miskin, ZIS ini juga digunakan untuk Rantang Duafa, bedah rumah, khitanan, beasiswa dan kegiatan lainnya. “Prinsip kami dalam pengumpulan ZIS harus segera didistribusikan pada tahun tersebut. Sehingga tidak ada kata istilah menimbun dana ZIS. Dan alhamdulillah tahun 2017 kemarin, dana ZIS sudah disalurkan hingga mencapai 92 persen lebih,” katanya.

Samsudin menambahkan, terkait kerjasama ini maka pihaknya mempersilakan para mahasiswa Stikes untuk membuat proposal pengajuan bantuan. Baik itu untuk membantu yang kurang mampu maupun pengajuan beasiswa. Termasuk saat menjalani kegiatan pengabdian masyarakat dan melihat ada rumah warga miskin yang perlu diperbaiki. “Baznas dengan senang hati membedah rumah tersebut,” pungkasnya. (Humas)

Berita Utama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 11 + eleven =