| |
- DB MARAK, WARGA MINTA FOGGING
Rabu,10 Mei 2010 oleh admin
BANYUWANGI - Penyakit demam berdarah (DB), ternyata masih cukup marak di wilayah Kecamatan Cluring. Di Dusun Tanjungrejo, Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, sedikitnya delapan korban menderita penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aides aigepty tersebut.
Dari delapan korban yang diantaranya masih anak-anak itu, tinggal di RT 1 dan RT 3 Dusun Tanjungrejo. Mereka itu adalah Gatot, 27, Wiwit, 24, Rino, 14, Devi, 15, Hestin, 14, Dikcy, 11, Nila Asmaul, 14, dan Iqbal, 8. Dari delapan korban itu, Iqbal adalah anak kepala desa (Kades) Sembulung Suhantoko.
Hingga saat ini, anak kades itu masih menjalani perawatan di ruang IRD RSUD Genteng. Sebelumnya, korban dirawat di UGD Puskesmas, Benculuk, Kecamatan Cluring. "Karena kondisinya terus memburuk, Iqbal dibawa ke RSUD Genteng," terang Geger Sutrisno, kepala Dusun (Kadus) Tanjungrejo.
Maraknya korban yang menderita penyakit DB ini, petugas dari Puskesmas Tampo, Kecamatan Cluring, dan warga menggelar penyemprotan kemarin pagi. Dalam fogging ini, daerah yang dilakukan pengasapan berada di RT 1 hingga RT 3 di Dusun Tanjungrejo. "Warga memang minta dilakukan fogging," katanya.
Menurut kadus, warga yang tinggal di tiga RT itu saat ini banyak resah setelah ada delapan korban yang diduga kuat terkena DB. "Demam tinggi dan ada bintik-bintik merah pada tubuhnya, ini kan ciri orang yang kena DB," ujarnya.
Warga yang diduga kena DB ini, masih kata dia, semuanya dibawa ke rumah sakit. Hingga saat ini, sebagian besar warga itu belum pulang ke rumahnya. "Warga yang diduga kena DB, semuanya dirawat oleh petugas kesehatan," paparnya.(abi) )
( Sumber: http://www.jawapos.com )
|
|