Faisol Ketua BEM Stikes BanyuwangiFaisol mahasiswa S1 Keperawatan akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi, berpasangan dengan Dicky Firman Saputra untuk periode 2016-2017, belum lama ini. Dengan demikian, Faisol yang memiliki nama singkat ini dinobatkan menjadi Ketua BEM menggantikan posisi Ahmad Rosuli dengan Chairul Abadi.

Berbagai tahapan dilalui pasangan ini meliputi persyaratan administrasi yang harus dipenuhi, seperti curiculum vitae dan surat rekomendasi dari prodi. Selain itu seorang calon juga dituntut untuk memiliki beberapa point syarat wajib yang telah disepakati bersama seluruh peserta sidang umum. Diantaranya religius, bertanggungjawab dan bermoral, serta memiliki pengalaman organisasi di Stikes minimal satu tahun. Setelah lolos dari seleksi administrasi, seorang calon maju ke tahap fit n proper test atau uji kelayakan calon.

Namun sayangnya, disaat terjadi musyawarah mahasiswa, kandidat yang lain Amir Hamzah berpasangan dengan Ridwan Haris Setiawan tiba – tiba mengundurkan diri dari bursa pencalonan Ketua BEM. Sehingga berdasarkan kesepakatan fórum dan AD ART (Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga Organisasi-red), kandidat yg lain bisa terpilih secara aklamasi apabila ada pasangan kandidat lain yang mengundurkan diri. Maka sejak itulah awal sepak terjangnya Faisol dan Dicky Firman Saputra sebagai eksekutor tertinggi organisasi kemahasiswaan Stikes Banyuwangi.

Faisol kepada Majalah Smart mengaku senang dirinya bisa terpilih sebagai Ketua BEM, meskipun secara aklamasi. Pasalnya selain mempunyai solidaritas yang tinggi dan tanggungjawab, dirinya juga memiliki misi seperti meningkatkan kreativitas dalam melaksanakan acara rutin tahunan, memberi wadah untuk mahasiswa dalam menyalurkan minat bakat melalui UKM, dan menjaga komunikasi antar anggota untuk mencapai solidaritas yang tinggi. Apalagi program BEM kedepan dirinya akan menggelar lomba karate pelajar se- Kabupaten Banyuwangi, lomba dayung se-Jatim, lomba sepak bola pelajar se- Kabupaten Banyuwangi, dan berbagai lomba lainnya. “Kita juga akan mengadakan pengabdian masyarakat, pagelaran seni, pelatihan desain, gerakan senin sedekah seribu dan beberapa program lainnya. Kami mohon kerjasama dan kekompakannya untuk semua anggota,” papar mahasiswa dari S1 Keperawatan ini.

Sementara itu Waka III Bidang Kemahasiswaan Stikes Banyuwangi, Ivan Rachmawan, S. Kom memberi selamat kepada pasangan BEM yang baru. Ivan berharap agar BEM tahun ini ada peningkatan lebih baik dari sebelumnya. Organisasi BEM harus bisa membangun sinergitas dan komitmen untuk membangun sistem didalamnya. Semua akan diasah di organisasi, jadi harus ada SDM atau obyek lembaga. “Jangan dianggap formalitas atau ceremonial saja. Kalian akan mempertanggungjawabkan semua dihadapan Allah SWT. Untuk menentukan formatur, jangan asal pilih teman kalian saja. Tapi kalian juga harus liat passion yang ada pada diri mereka, karena organisasi harus mampu membagi tugas antara kuliah dan organisasi,” tegas pria yang ahli dalam bidang IT ini.
Oke, sekali lagi selamat ya buat Faisol dan Dicky.. (Humas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *