Blog

20 Juli 2018

Kerjasama Pelayanan Medical Check Up, Stikes Banyuwangi Sasar SMK Muhammadiyah 8 Siliragung

 

Penandatanganan MoU oleh Keua Stikes Banyuwangi

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 8 Siliragung menyepakati Memorandum of Understanding (MoU) dibidang pelayanan Medical Check Up (MCU) dan pemeriksaan kesehatan berkala, pada Senin (16/7) di Gedung Rektorat Stikes. Kesepakatan yang terjalin antar dua isntitusi tersebut juga terkait dalam bidang pelatihan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta peningkatan jenjang pendidikan.

Ketua Stikes Banyuwangi DR. H. Soekardjo, mengatakan, kerjasama dengan SMK Muhammadiyah 8 Siliragung itu nanti juga memperluas kerjasama Stikes dengan sekolah yang lain. “Kerjasama ini juga terkait tentang program pendampingan UKS, karena saat ini Stikes Banyuwangi diamanahi menjadi pembina UKS se provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Soekardjo mengungkapkan, saat ini Stikes terus menjalin kerjasama dengan berbagai instansi pendidikan, tidak hanya ditingkat perguruan tinggi, melainkan juga merambah ke sekolah menengah atas, kejuruan, atau sederajat. “Bulan lalu, kami telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, dan sekarang sasaran kita juga pada instansi pendidikan SMA, MA, ataupun SMK,” ungkap Soekardjo.

Pemeriksaan tes buta warna oleh tim kesehatan Stikes Banyuwangi

Sebagai wujud aplikasi dari kerjasama yang telah disepakati, Tim kesehatan Stikes Banyuwangi melaksanakan pemeriksaan kesehatan pada siswa baru di SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (18/7). Pemeriksaan kesehatan yang terdiri dari pengecekan tindik, tato, pemeriksaan tekanan darah, tes buta warna, serta tes kehamilan bagi siswi ini diikuti oleh 260 siswa baru SMK Muhammadiyah 8.Pria yang hobi bermain tenis itu berharap, kerjasama seperti dapat ia lakukan dengan sekolah yang lain. “Saya berharap, ini dapat menjadi role model untuk SMA atau sederajat yang lain,” harapnya

Muhlas Efendi, ST selaku kepala sekolah SMK Muhammadiyah 8 Siliragung mengaku senang atas kerjasama yang terjalin antara kedua pihak ini. Pemeriksaan kesehatan sangat penting bagi siswa, karena hal itu juga dibutuhkan sebagai syarat mereka melakukan praktik lapangan. Muhlas berharap, MoU yang sudah disepakati juga memberikan dampak positif bagi siswa alumninya. “Kami tahu, bahwa di Stikes ternyata dapat menerima pendaftaran mahasiswa baru dari sekolah menengah kejuruan. Sehingga kami berharap, alumni-alumni kita juga dapat meningkatkan jenjang pendidikan atau bisa kuliah di Stikes Banyuwangi,” tutur Muhlas. (Humas)

Berita Utama
About Stikes Banyuwangi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *