Capping-Day-d3-Keperawatan-Sedikitnya 40 mahasiswa D3 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi dilepas praktek, Kamis (4/8). Acara yang bertajuk Penyumpahan Pemasangan Kap dan Lencana Serta Tanda Praktek Klinik Keperawatan tersebut, diikuti oleh mahasiswa semester dua yang akan melakukan praktek di RSUD Blambangan Kabupaten Banyuwangi dan RSUD Genteng, selama satu bulan yang akan datang.
Ketua Stikes Banyuwangi, Dr. H. Soekardjo, S.Kep, MM dalam sambutannya mengatakan, selama praktek sebaiknya mahasiswa jangan sampai mengambil tindakan sendiri tanpa persetujuan dari pihak rumah sakit, karena salah mengambil keputusan, bisa berdampak pada resiko yang besar. Selain itu budayakan program 3S yaitu Senyum, Salam dan Sapa kepada para pasien dan pengunjung rumah sakit. Apalagi image perawat adalah ramah, maka mahasiswa harus belajar dari situ. “Komunikasi bagi calon perawat sangat penting. Untuk itu lakukan komunikasi secara efektif dan efisien,” ucap Soekardjo.
Ketua Ikatan Orangtua Mahasiswa (Ikoma) Stikes Banyuwangi, Onggeng Suharto SH juga menghimbau, agar para orangtua mahasiswa terus mengontrol kegiatan anaknya setiap waktu. Terutama dipantau untuk menjaga kesehatan anaknya. Dan mahasiswa diminta untuk berhemat dan tidak boros dengan uang saku yang telah diberikan orangtua selama praktek. “Kita sebagai orangtua harus selalu memantau anak – anak kita dimanapun dan kapanpun. Ketika pulang dari praktek, sholat dan makan kita wajib mengingatkan agar mereka tetap merasa nyaman meskipun sedang tidak bersama orangtuanya. Dan anak – anak jangan royal ya? Biasakan untuk berhemat karena orangtua kalian itu bekerja keras membanting tulang hanya demi kalian,” imbau Onggeng. (Humas)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *