Berita

31 Agustus 2016

Mahasiswa Stikes Banyuwangi Borong Kemenangan Kejuaraan Karate Unesa Cup 2016 se- Jatim

Atlet Stikes Sedang Foto Bersama

Atlet Stikes Sedang Foto Bersama

Prestasi demi prestasi terus dicetak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi. Tidak hanya institusinya, namun juga mahasiswanya sendiri. Bibit – bibit atlet terus bermunculan di kampus pencetak tenaga kesehatan tersebut. Setelah Dicky Firman Saputra yang berhasil menyabet Juara Dayung Porprov V 2015 setahun yg lalu, kali ini para atlet yang terdiri dari mahasiswa ini mulai menunjukkan taringnya dalam Kejuaraan Karate Unesa Cup 2016. Perhelatan itu berlangsung selama dua hari di Gelanggang Pemuda Unesa, yang diikuti puluhan peserta se- Jawa Timur, 30 April hingga 1 Mei 2016.

Mereka yang berhasil menggondol penghargaan untuk kategori perorangan putra yaitu Galiano Raga Pratama sebagai juara pertama dan Subiyanto Eka Putra sebagai juara kedua. Kemudian untuk kategori beregu diraih oleh Lucky Fajar Firdaus dengan Faisol yang berhasil meraih juara ketiga. Tidak hanya putra, bahkan atlet putri pun juga tidak mau kalah dalam pergulatan se-Jatim tersebut. Dia adalah Yunias Mega Yubavinda yang berhasil menyabet juara ketiga untuk kategori perorangan putri. Mereka semua adalah mahasiswa Stikes Banyuwangi dari prodi S1 Keperawatan 2B.

Galiano Raga Pratama yang muncul sebagai juara pertama mengaku sangat senang dan bangga dirinya bisa membawa nama Stikes Banyuwangi hingga ke tingkat provinsi. Cowok yang mulai terjun ke dunia karate sejak SMP tersebut memang lahir dari keluarga atlet. Bahkan untuk memenangkan kejuaraan karate tersebut, Galiano rela menghabiskan waktunya untuk latihan disaat kesibukan waktu kuliahnya sangat padat. Untung saja kedua orangtuanya sangat mendukung aktivitasnya di cabor karate. “Setiap hari latihan push up. Untuk latihan gerakan bisa seminggu empat kali dengan durasi waktu 2,5 jam. Susahnya belajar karate itu ketika kita baru jadi pemula. Karena kita harus belajar jurus dasar, kuda – kuda, pukulan, tendangan dan tangkisan,” ujar alumni SMA Pesanggaran itu.

Senada dengan Galiano, Yunias Mega Yubavinda yang akrab dipanggil Yuvi juga mengaku menggeluti bidang karate sejak dirinya masih duduk di bangku SMA. Empat bulan pernah belajar karate di sekolah tak menyurutkan semangat dara alumni SMA bangorejo tersebut untuk mengasah kembali kemampuan karatenya lewat UKM Karate Stikes Banyuwangi. Ketika ditanya bagaimana perasaanya menjadi juara ketiga, Yuvi mengaku senang namun belum puas karena baru mendapat juara ketiga. Apalagi ini untuk pertama kalinya dirinya mengikuti kejuaraan karate se-Jatim. Kepada Majalah SMART, Yuvi menuturkan awal ketertarikannya mengikuti karate karena dia pernah memiliki pengalaman terhadap teman perempuannya yang selalu dijahili teman – temannya. Dari situ dirinya bertekad untuk mengikuti bela diri agar bisa melindungi posisinya sebagai perempuan. “Selain alasan itu, alasan saya ikut karate juga bertujuan sebagai olahraga. Alhamdulillah ortu juga mendukung. Semoga kedepannya UKM Karate di Stikes bisa menjadi besar dan berkembang,” harap cewek yang juga menggeluti UKM Jurnalistik Stikes Banyuwangi tersebut.

Sementara itu Ketua Stikes Banyuwangi, Dr. H. Soekardjo memberikan apresiasinya terhadap kemenangan para pahlawan olahraga Stikes Banyuwangi tersebut. Bahkan untuk mendukung gerak positif mereka, pihaknya juga menfasilitasi dari segi sarana dan prasarana sebagai langkah kemajuan para mahasiswa itu. “Bahkan kita juga selalu berikan trophy dan uang pembinaan untuk mereka. Mulai dari bidang olahraga, fashion show maupun jebeng thulik. Kami sangat bangga kepada mahasiswa kami yang berprestasi. Saya ucapkan selamat kepada mereka yang berhasil mengharumkan nama Stikes,” ujar Ketua Pelti Banyuwangi ini.
Sekali lagi selamat ya buat para atlet Stikes Banyuwangi.. (Humas)

Berita Mahasiswa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 2 × two =