Berita

31 Oktober 2016

Mahasiswa Stikes Dibekali Ilmu Faal Olahraga

Mahasiswa Stikes Dibekali Ilmu Faal Olahraga

Mahasiswa Stikes Dibekali Ilmu Faal Olahraga

Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi mengikuti Kuliah Umum tentang Tata Laksana Olahraga untuk Kesehatan, dari Dosen Unair Surabaya, yaitu Dr. Bambang Purwanto, dr. M.Kes, AIFO (Ahli Ilmu Faal Olahraga), di auditorium Stikes pada Sabtu (29/10).

        Ketua Stikes Banyuwangi, Dr. H. Soekardjo dalam sambutannya mengatakan, kuliah umum ini penting untuk diikuti karena mahasiswa sebagai calon tenaga paramedis perlu tahu manfaat dari olahraga, apalagi jika dikorelasikan dengan dunia medis dan olahraga.

Bahkan dengan adanya materi ini, Stikes akan berupaya menggiatkan senam bersama seluruh civitas akademika, diantaranya adalah senam karate. “Manfaat olahraga itu penting sekali. Kedepan kita akan upayakan untuk memberlakukan senam bersama karate, yang wajib diikuti oleh semua karyawan dan mahasiswa,” papar pria yang hobi tenis ini.

        Sementara itu Dr. Bambang Purwanto, dr. M.Kes, AIFO mengatakan, profesi tenaga kesehatan saat ini memang tengah diminati masyarakat. Namun ternyata profesi tenaga kesehatan ini masih dianggap kurang, terutama dalam hal penanganan obat. Mind set masyarakat selalu berpikir kalau sakit pasti butuh obat.

Apalagi sekarang ini banyak masyarakat yang ditipu dengan kasus penyalahgunaan obat. Padahal ada beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dengan olahraga, tanpa menggunakan obat. “Banyak masyarakat yang mempersepsikan keliru dengan olahraga. Banyak yang mengaku olahraga tapi ternyata masih sering mengeluh sakit. Olahraga punya dimensi yang sangat mirip dengan obat,” jelas pria asli Surabaya ini.

Dalam kuliah umum tersebut dr. Bambang banyak memberikan materi tentang manfaat olahraga bagi kesehatan. Contoh kecil bagaimana senam kecil untuk ibu hamil agar tidak merasakan sakit punggung. Kemudian olahraga yang bisa menyembuhkan penyakit lainnya seperti obesitas, diabetes, depresi, hipertensi, stroke, kista ovarium, osteoporosis dan sebagainya. Dan larangan untuk olahraga di malam hari. “Banyak orang yang mengaku sibuk sehingga tidak bisa olahraga di pagi hari. Mereka akhirnya memaksa diri dengan olahraga di malam hari. Saya menyarankan untuk berolahraga di pagi hari agar badan senantiasa sehat, jika sibuk cobalah bangun sepagi mungkin,” ungkap pria yang baru berumur 36 tahun tersebut.

Apalagi ditambahkan dr. Bambang, selain menyembuhkan penyakit, olahraga juga bisa menurunkan ketergantungan obat akibat substansi kimia. Selain itu olahraga juga terbukti mampu memperkuat jantung paru, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan haid, memperkuat otot, meningkatkan fokus dan meningkatkan memori otak. “Bagi yang suka galau karena cinta, atau mungkin habis diputus pacarnya, maka berolahraga saja. Jangan stres sampai tidak doyan makan segala. Karena olahraga bisa mengurangi depresi,” ujar pria yang sering diundang menjadi pembicara seminar internasional itu. (Humas)

Berita Utama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 4 + 12 =