Berita

19 Mei 2016

Peringati Hari Kartini Stikes Menggelar Lomba Fashion

Mahasiswi Stikes Banyuwangi Tampil dengan Kostum Budaya Daerah

Mahasiswi Stikes Banyuwangi Tampil dengan Kostum Budaya Daerah

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi punya cara tersendiri untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April. Kamis (21/4) mahasiswa calon perawat, bidan dan apoteker tersebut mengikuti berbagai lomba diantaranya, lomba baca puisi, fashion dan memasak. Yang menarik diantara peserta lomba masak, ada yang membuat makanan dan minuman es dawet kesukaan pahlawan nasional yang terkenal dengan karyanya “Habis Gelap Terbitlah Terang” itu.

        Ketua Stikes Banyuwangi, Dr. H. Soekardjo, S.Kep, MM mengatakan, setiap tahun pihaknya selalu menggelar acara peringatan Hari Kartini dengan berbagai event. Peringatan ini penting untuk dilakukan mengingat hampir 70 persen mahasiswa Stikes adalah kaum perempuan. Dalam peringatan ini, Stikes ingin mengingatkan lagi sosok seorang perempuan yang memiliki semangat memberikan perubahan dan kemajuan yang lebih baik. Semangat perjuangan dan keteguhan RA Kartini inilah yang patut dicontoh dan menjadi spirit mahasiswi Stikes Banyuwangi.

        Mantan Ketua PPNI ini mengingatkan gerakan perempuan yang selalu digaungkan untuk meraih kesetaraan dan keadilan gender haruslah dimaknai dengan lebih luas dan bijak. Sebab sekarang ini, pengaruh budaya luar yang sebenarnya kurang tepat untuk dicontoh sebagai warga negara Indonesia, yang memiliki budaya ketimuran sangat mendominasi pada kaum perempuan. Banyak perempuan Indonesia yang terjebak dengan gaya hidup negatif budaya barat.

        Padahal seorang Kartini harus mempunyai integritas dan juga skill yang luar biasa, yang bisa dijadikan teladan dalam pergerakan kaum perempuan selain RA Kartini. “Oleh sebab itu tema Kartini kita tahun ini adalah Ayo Kartini-Kartini Stikes tingkatkan akademikmu melalui bidang akademik dan non akademik, bangkitkan jiwa nasionalisme dan bangun terus akhlakul karimah,” pungkas pria yang pernah dinobatkan Top of Figure ini. Tidak hanya mahasiswi saja yang berpakaian kebaya, dalam peringatan hari Kartini, para karyawati Stikes juga diwajibkan menggunakan kebaya, sementara untuk para karyawan dan mahasiswa wajib menggunakan pakaian batik sebagai wujud menjunjung tinggi budaya Indonesia. (Humas)

Berita Mahasiswa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 18 − thirteen =