Berita

18 Mei 2015

Puluhan Bidan dan Perawat Reuni di Stikes

Foto Bidan Perawat Reuni

Puluhan Bidan dan Perawat Reuni di Stikes

Puluhan bidan dan perawat alumni Sekolah Pengatur Rawat (SPR), Sekolah Bidan (SB) dan SPR dr Soebandi Jember angkatan tahun 1964 hingga 1980, berkumpul di gedung auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi, Minggu (17/5). Pertemuan mereka kali ini karena ada reuni dan temu kangen yang baru pertama kalinya di gelar di Stikes Banyuwangi. Acara diawali dengan penampilan tari gandrung yang diramaikan oleh mahasiswa Stikes Banyuwangi. Dalam penampilan tersebut para undangan yang hadir terhinoptis atas gerak tubuh para penari, bahkan tak sedikit banyak yang mengabadikan moment tersebut.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pembagian santunan kepada anak yatim oleh Ketua Stikes Banyuwangi, DR. H. Soekardjo S. Kep, MM, yang disaksikan para undangan. Dalam sambutannya, Soekardjo mengatakan terima kasih atas kedatangan kawan – kawan dari Jember. Karena melalui pertemuan inilah tali silaturahmi akan terus terjalin selamanya. “Kami juga mohon maaf karena masih banyak kekurangan dalam hal fasilitas dan prasarana. Namun untuk kedepan kita akan melakukan evaluasi diri dan akan terus meningkatkan pelayanan sebagai tuan rumah yang baik. Dan saya harap pertemuan ini bisa menjadi pertemuan rutin setiap tahunnya,” harap pria yang hobi bermain tenis tersebut.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan wawancara kepada Kepala Sekolah Bidan RSUD dr. Soebandi Jember, Anik Suhainik BSC, secara online melalui webcam yang ditayangkan live dalam layar besar pada pertemuan itu. Dalam wawancaranya, Anik perempuan yang sudah lanjut usia tersebut menyampaikan permohonan maaf, karena tidak bisa hadir dikarenakan alasan kesehatan. Bahkan dirinya juga mengapresiasi dengan adanya acara temu kangen itu. “Terimakasih anak – anakku atas doa kalian. Saya harap kalau bisa acara ini terus dilakukan untuk meningkatkan tali silaturahmi diantara kita,” ujar perempuan yg sudah lanjut usia itu dihadapan sejumlah undangan yang rata – rata bekas muridnya. Selepas dari wawancara tersebut, acara dilanjutkan dengan ramah tamah melalui makan siang, foto dan bernyanyi bersama yang sudah disiapkan dengan alunan keyboardist yang disesuaikan dengan lagu – lagu yang bertema oldiest. Semoga persaudaraan ini selalu terjalin dengan baik yaa.. (*)

Berita Utama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 18 + 2 =