Berita

9 Desember 2014

Stikes Gelar Kejurprov Wushu Sanda 2014

Setelah sukses menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Wushu Sanda Piala Rektor Stikes Banyuwangi di auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) pada 2013 yang lalu, kini Stikes bekerjasama dengan Pengurus Kabupaten Wushu Banyuwangi kembali menghelat Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2014 beberapa waktu yang lalu. Pertandingan tersebut diikuti kurang lebih 13 kelas putra dan putri yang mewakili daerah masing – masing seperti Kabupaten Banyuwangi, Kediri, Malang, Batu, Mojokerto, Sidoarjo, Lamongan, Surabaya, Nganjuk, Blitar dan Probolinggo.
Ketua umum Pengurus Kabupaten Wushu Indonesia, Drs. Suhadak, M.Pd mengatakan, selain untuk mengenalkan Stikes kepada masyarakat sebagai salah satu perguruan tinggi yang membina dan mengembangkan olahraga wushu, pihaknya juga ingin mencari dan merangsang munculnya bibit atlet yang potensial dan berprestasi, yang rencananya akan disiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim V yang bakal digelar di Banyuwangi, pada Juni 2015. “Kegiatan ini selain bertujuan untuk membina dan mengembangkan wushu di Kabupaten Banyuwangi juga bertujuan untuk menanamkan sportivitas bagi semua peserta,” papar Suhadak.
Hasil pertandingan beberapa kelas yang ditarungkan dalam Kejurprov Wushu Sanda, antara lain di kelas 45 putra keluar sebagai juara Abd. Rochim dari Kota Kediri, M. Choirul dari Surabaya, Agung Tri dari Banyuwangi dan Yasir dari Pengprov Jatim. Di kelas 52 putra M. Yusuf dari Kota Kediri keluar sebagai juara, disusul Febri Adi dari Kabupaten Blitar, Ahmad Irvan dari Pengprov Jatim dan Sisdenkana dari Kabupaten Kediri. Sementara di kelas 60 putra masing – masing diraih Pongky dari Kota Kediri, Nur Cholis dari Kabupaten Kediri, Ayrton dari Mojokerto dan Hawin K dari Kabupaten Blitar.
Sementara di kelas 45 putri menjadi milik Putri dari Surabaya, Wulan dari Kabupaten Malang, Avia dari Batu dan Avia Odelia dari Pengprov Jatim. Sedang di kelas 52 putri, Mitasari keluar sebagai juara dari Kabupaten Malang, Rina .S. dari Surabaya, Alwarosa dari Mojokerto dan Andini dari Pengrpov Jatim. Dan pada kelas 60 putri, Sujada dari Mojokerto menjadi pemenang, diikuti Mei .P. dari Surabaya, Miqe dari Kota Malang dan Febriana dari Sidoarjo.
Berdasarkan perolehan medali, atlet dari Kota Kediri berhasil menjadi peringkat pertama setelah menyabet lima medali emas dan dua perunggu. Berikutnya Kabupaten Malang menjadi peringkat kedua setelah memperoleh dua medali emas, tiga perak dan dan satu perunggu. Selanjutnya peringkat ketiga diraih Mojokerto dengan dua medali emas dan empat perunggu. Dan Banyuwangi berada di peringkat sembilan dengan satu medali perak dan empat perunggu. (*)

Berita Utama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 2 × three =