Maulid nabiSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, baru – baru ini. Puluhan mahasiswa Stikes turut meramaikan acara yang digelar di auditorium. Bertindak sebagai penceramah KH. Ahmad Siddik dari Ponpes Al Anwari Kertosari Banyuwangi.

Ketua Stikes Banyuwangi, DR. H. Soekardjo mengatakan, peringatan maulid nabi ini hendaknya bisa dijadikan sebagai intropeksi diri bagi umat Islam khususnya mahasiswa, untuk bisa meneladani Rasulullah SAW. “Ambillah tauladan Rasul karena sebaik-baiknya umat muslim adalah yang mengikuti arah kebaikan dengan meneladani Rasulullah,” ungkap Soekardjo.

Sementara itu KH. Ahmad Siddik mengatakan, meski kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW sering digelar, namun dalam kenyataannya tatanan kehidupan semakin tidak baik. Di Kabupaten Banyuwangi tahun 2014, angka perceraian mencapai 6.930 orang dan di tahun 2015 naik menjadi 7.800 orang. Selain itu angka pengidap HIV/ AIDS masih sangat tinggi. Jika persoalan – persoalan ini tetap berlanjut, maka tatanan masyarakat akan semakin rusak. Lalu bagaimana untuk menjawab persoalan ini? Pengasuh Ponpes Al Anwari ini memberikan tips agar selalu meniru sang uswatun hasanah yaitu Nabi Muhammad SAW. “Termasuk jangan tinggalkan sholat,” kata KH. Siddik.

Selain menghadirkan KH. Ahmad Siddik sebagai pembicaranya. Stikes Banyuwangi juga meramaikan pawai dan lomba Hias Telur dari masing – masing prodi dan tingkatan kelas. Sebelumnya, acara diawali dengan pawai becak yang membawa hiasan telur. Hiasan telur tersebut diarak di sekitar kelurahan Penataban yang lokasinya berdekatan dengan kampus Stikes Banyuwangi. (Humas)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *