Berita

6 Maret 2015

Stikes Jalani Visitasi Akreditasi Perguruan Tinggi

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi menjalani visitasi akreditasi institusi Perguruan Tinggi. Akreditasi yang dilakukan tim asesor BAN-PT ini berlangsung selama dua hari, mulai 2-3 Maret. Ada tiga asesor yang berkompeten saat menjalani visitasi akreditasi di Stikes. Mereka adalah Prof. DR. Ir. Johny Wahyudi Mudaryoto Soedarsono, DEA dari Universitas Indonesia, Prof. DR. dr. Hj. Suryani As’ad Armyn, M.Sc, Sp.Gk dari Universitas Hasanuddin dan Prof. DR. Ir. Sholahuddin Alfaliehy, MS dari Universitas 11 Maret.
Tim asesor BAN-PT tersebut melakukan beberapa penilaian yang berkaitan dengan visitasi akreditasi institusi Perguruan Tinggi. Seperti penilaian terhadap boring atau portofolio program studi/ institusi yang disampaikan oleh program studi/ institusi beserta lampiran – lampirannya melalui pengkajian diatas meja atau desk evaluation.
Selain itu juga dilakukan penilaian di lapangan (visitasi) untuk validasi dan verifikasi hasil desk evaluation atau penilaian di tempat kedudukan program studi/ institusi. “Kehadiran para asesor ini akan memberikan keyakinan kepada kepada civitas akademika Stikes sebagai salah satu bentuk sistem penjaminan mutu eksternal PT, dan dari akreditasi itu pula PT bisa lebih memacu serta mengambil peluang untuk meningkatkan mutu PT,” kata Ketua Stikes Banyuwangi DR. H. Soekardjo, S.Kep, MM saat ditemui di sela – sela visitasi.
Soekardjo menambahkan, akreditasi institusi ini sangat penting bagi Stikes. Akreditasi salah satunya ditujukan untuk mendorong perbaikan mutu program studi secara berkelanjutan. Akreditasi ini untuk membantu PT melakukan penjaminan mutu, sebagai pertanggungjawaban publik PT. Bahkan akreditasi ini juga bertujuan untuk menjadi bahan pertimbangan penerimaan pegawai, pengakuan ijazah dan kompetensi internasional dan sebagai dasar sertifikasi atau lisensi, serta bahan masukan untuk evaluasi kualitas PT.
Soekardjo menjelaskan, akreditasi juga bisa memberikan manfaat pada semua pihak, baik itu pemerintah, calon mahasiswa atau orangtua dan bagi perguruan tinggi atau program studi yang bersangkutan. Melalui akreditasi, pemerintah bisa lebih mudah menjamin mutu PT dan tenaga kerja yang lulus dari PT yang sudah terakreditasi. Selain itu juga pemerintah bisa mendapatkan informasi mengenai PT untuk menentukan beasiswa atau hibah yang akan diberikan bagi institusi dan mahasiswanya. “PT yang sudah terakreditasi juga menjadi media informasi bagi para calon mahasiswa atau orangtua, pasar kerja, mengenai kualitas PT serta lulusannya. Dan manfaat bagi PT yang bersangkutan, juga akan lebih mudah menjaring kemitraan dengan institusi lain dari dalam maupun luar negeri,” ujar mantan Ketua PPNI Banyuwangi tersebut.
Sementara itu, hasil visitasi akreditasi institusi Perguruan Tinggi Stikes selama dua hari itu melegakan civitas akademika Stikes. Perjuangan saat penilaian terhadap boring atau portofolio itu mendapat pujian dari asesor. Salah satu asesor yang memuji itu adalah Prof. DR. Ir. Johny Wahyudi Mudaryoto Soedarsono. Menurut dia, jika Stikes Banyuwangi menerapkan sistem yang diterapkan, maka lima tahun kedepan akan menjadi kampus kesehatan terbaik. “Saat tinjau lapangan, kami melihat fasilitas – fasilitas yang sudah tersedia. Dan memang luar biasa untuk ukuran usia kampus yang baru berusia delapan tahun. Berkas visitasi ini akan saya bawa, dan akan saya serahkan ke pusat,” kata Prof Jhony.
Hal senada juga dikatakan Prof. DR. dr. Hj. Suryani As’ad Armyn. Menurutnya kekompakan di Stikes bisa menjadi kekuatan dalam institusi. Dosen dan staf yang masih muda merupakan kekuatan yang masih bisa dibina. Keinginan Stikes untuk bisa lebih maju juga sangat besar. “Saya yakin kalau ada keinginan untuk lebih baik lagi, semoga Stikes bisa menerapkan masukan dari kami. Saran saja, Stikes harus menyediakan tenaga pustakawan untuk mengelola perpustakaan dan laboratorium harus segera bersertifikasi,” tegas Prof Hj Suryani. (*)

Berita Utama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 16 + two =