Blog

Peringati Hari AIDS, Stikes Gandeng BSI Gelar Seminar
Berita Utama

Peringati Hari AIDS, Stikes Gandeng BSI Gelar Seminar

FOTO BERSAMA: Narasumber seminar dr. Kemmy Ampera Purnamawati, Farid Hafifi S.Pi, usai mengisi materi dalam seminar HIV/AIDS di Auditorium GBK Stikes Banyuwangi, Selasa (11/12).

Dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi menggelar seminar dengan tema “Seks Bebas: Ancaman Nyata bagi Generasi Muda dalam Perspektif Kesehatan dan Sosial” pada Selasa (11/12 ). Pematerinya ialah dr. Kemmy Ampera Purnamawati dan Farid Hafifi S.Pi.

Acara yang berlangsung di Auditorium GBK Stikes itu diikuti oleh 300an peserta, terdiri dari mahasiswa dan pelajar SMA. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi dan Komisi Perlindungan Anak Banyuwangi.

Ketua Stikes Banyuwangi, DR. H. Soekardjo mengatakan bahwa seminar ini tidak hanya untuk sekedar memperingati hari AIDS saja melainkan juga untuk menambah wawasan para peserta. “Mahasiswa ataupun pelajar SMA, sebagai remaja yang mudah terancam dengan pergaulan seks bebas diharap tidak ikut andil dalam menambah angka deteksi HIV/AIDS di Banyuwangi,” kata Soekardjo.

Soekardjo menambahkan, kegiatan seminar ini disponsori tunggal oleh PT. Bumi Suksesindo. Sebuah perusahaan tambang emas yang berada di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. “Stikes telah menjalin kerjasama dengan PT. BSI cukup lama, ini sudah kegiatan kesekian kalinya yang didukung oleh BSI. Terimakasih BSI,” imbuhnya

Ahmad Syauqi, SH, selaku Corporate Communication Superintendent dari PT. Bumi Suksesindo dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan seminar di Stikes ini merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari BSI dalam bidang kesehatan. Tidak hanya bidang kesehatan, anak perusahan dari Merdeka Copper and Gold tersebut memiliki 3 bidang CSR lainnya seperti ekonomi berkelanjutan, infrastruktur, dan pendidikan.

“Saya berharap, hubungan baik dengan Stikes terus berlanjut kedepannya. Berusaha men-suport kegiatan masyarakat terutama dalam pendidikan,” lanjutnya

Sementara itu, narasumber pertama seminar dr. Kemmy Ampera Purnamawati mengaku senang bisa berbagi ilmu di kampus pencetak tenaga kesehatan ini. Materi yang ia berikan tidak hanya tentang penjelasan HIV ataupun AIDS, melainkan juga memotivasi para peserta seminar agar mampu membentengi diri dari ancaman seks bebas. “Saya senang, dengan adanya seminar ini, berarti Stikes Banyuwangi care terhadap isu yang berkembang tentang HIV/AIDS,” ucap perempuan yang tergabung dalam World Health Organization (WHO) sejak tahun 2015 hingga sekarang itu.

Hal senada juga disampaikan oleh pemateri kedua Farid Hafifi, S.Pi. Pihaknya juga senang bisa hadir dikampus yang menurutnya hijau asri dan sejuk tersebut. Farid lebih banyak menceritakan pengalamannya saat berinteraksi dengan ODHA (orang dengan HIV Aids, red). Dirinya menuturkan, bahwa ODHA bukanlah orang yang harus didiskrimanasi, namun didampingi dan diberi edukasi. “Harapnya, para peserta seminar terutama mahasiswa Stikes yang notabene nya calon tenaga kesehatan, mampu memberikan edukasi kesehatan terhadap para ODHA,” tuturnya. (Humas)

Leave your thought here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.