Blog

BEM Stikes Gelar Seminar Nasional Terapi Spiritual Islam
Berita Mahasiswa

BEM Stikes Gelar Seminar Nasional Terapi Spiritual Islam

Ratusan orang berkumpul di Auditorium GBK Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi, pada Sabtu-Minggu (6-7/4). Mereka dalam rangka mengikuti Seminar Nasional Terapi Spiritual Islam yang mengangkat topik bahasan “Peran Pendekatan Spiritual Islam dalam Pengobatan Holistik”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Stikes itu menghadirkan tiga narasumber. Ketiganya itu ialah dr. Kusnuriyanto, Dr. Meidiana D, S.Kp M.Sc ketua program studi S2 Keperawatan Universitas Diponegoro (Undip), dan Ust. Arifuddin, M.Pd.I yang merupakan dosen agama di Stikes sekaligus terapis nasional ruqiyah syariyyah, serta penulis buku best seller.

Sarwono, selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar selama dua hari ini bukan hanya sebagai bentuk program kerja dari BEM. Melainkan juga sebagai wadah berbagi ilmu, tentang keselarasan antara ilmu medis dengan ilmu spiritual yang diperlukan oleh seorang pasien. “Acara digelar dua hari, hari pertama seminar dengan pemaparan materi-materi dari narasumber. Dan hari keduanya ialah workshop, diisi dengan praktek terapi spiritual islam,” jelasnya

Pesertanya beragam, lanjutnya, hadir dari kalangan mahasiswa Stikes, dan luar kampus. Bahkan turut hadir dosen dari Uniersitas Jember, insan kesehatan dari beberapa instansi Rumah Sakit (RS) wilayah Banyuwangi dan Malang. “Total peserta sekitar 230an, sesuai target yang kita harapkan. Bahkan ada yang dari luar Banyuwangi juga seperti mahasiswa dari Stikes Al-Qodiri,” imbuh pria yang mengambil jurusan S1 Kpeerawatan di Stikes itu.

 

PRAKTEK : Peserta seminar melakukan praktek terapi spiritual di hari kedua (7/4)

Ketua Stikes Banyuwangi, DR. H. Soekardjo mengapresiasi terselenggaranya seminar nasional ini. Menurutnya, topik yang diangkat sangat sesuai dengan kebutuhan wawasan tenaga kesehatan saat ini. “Hal ini mengingatkan kita, penyakit datangnya dari yang maha kuasa, maka kitapun harus percaya bahwa Allah SWT pulalah yang dapat memberikan kesembuhan,” ucapnya

Pria yang akrab dipanggil Soekardjo tersebut menututurkan, bahwa seorang pasien yang sedang sakit memerlukan perawatan yang holistik atau menyeluruh, baik bio, psiko, sosio, dan spiritualnya. “Semua harus seimbang, antara keempatnya itu,” tutur Soekardjo

Dirinya berharap, dari seminar dan workshop ini, dapat menambah ilmu baru bagi peserta dan bisa diaplikasikan pada pasien.

Sementara itu, salah satu narasumber seminar Dr. Meidiana D mengaku senang bisa berbagi ilmu kepada para peserta, terutama ketika melihat mahasiswa Stikes yang turut aktif dan atusias selama proses pemaparan materi. Dirinya juga kagum dengan perkembangan Stikes saat ini. Setelah kunjungannya yang pertama dua tahun lalu sebagai tim assesor akreditasi, Meidana salut terhadap kemajuan sarana dan prasarana yang ada di kampus pencetak tenaga kesehatan ini.

“Rasanya dulu auditoriumnya tidak sebesar ini, ini menunjukkan Stikes terus mengembangkan diri,” ungkapnya. (Humas)

Leave your thought here