Blog

Tim PKM Stikes Lolos Pimnas Ke 32
Berita Mahasiswa

Tim PKM Stikes Lolos Pimnas Ke 32

Menjadi salah satu dari dua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang berhasil lolos ke Pimnas

GOES TO PIMMAS : Tim PKM GuMIL, (dari kiri) Rizalina, Lisa Vironika, Alvina, Rizka Dianti, Siti Faiqoh siap bertanding dalam PIMNAS Ke 32 di Universitas Udayana Bali, 27-31 Agustus.

Lima mahasiswa dari program studi (prodi, red) farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi, yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berbasis kewirausahaan berhasil lolos dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32. Mereka ialah Rizka Dianti Wahyudi, Lisa Vironika Agusting Ningtias, Rizalina Fajar Inzani, Siti Faiqoh dan Alvina Nurul Jannah. Tim PKM-K ini mengusung sebuah inovasi yang mereka sebut dengan GuMIL (Gummy Minyak Ikan Lemuru).

          Pimnas merupakan program unggulan yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).  Pimnas ke-32 akan diselenggarakan di Universitas Udayana Bali, pada 27 hingga 31 Agustus 2019. Mahasiswa Stikes, akan bersaing dengan 126 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

          Rizka Dianti Wahyudi, selaku ketua dari tim PKM-K menjelaskan, bahwa ini merupakan pertama kalinya ia bersama keempat anggotanya lolos dalam pimnas. Ia mengangkat sebuah inovasi tentang cara mudah melengkapi gizi anak melalui olahan minyak ikan lemuru yang diproses menjadi sebuah jely siap konsumsi.

Menurutnya, untuk dapat menembus tahap pimnas tidaklah mudah. Diawal mereka harus mengikuti seleksi proposal PKM dengan pesaing ribuan judul. Jika lolos, maka diteruskan dengan monitoring evaluasi, yang proses demi prosesnya pun dinilai membutuhkan perjuangan yang berat. Usai dilakukan monitoring oleh tim juri, maka baru dapat ditentukan tim mana saja yang dinyatakan lolos ke tahap pimnas.

          “Alhamdulillah, tim GuMIL bisa lolos ke pimnas. Kita akan berangkat tanggal 26 Agustus bersama bapak ketua dan dosen pendamping. Disana, kita bersaing dengan ribuan peserta. Ada sekitar 460 judul yang akan dinilai oleh 71 juri,” ungkap perempuan yang masih menduduki semester tiga di Stikes itu.

          Kita akan berusaha semaksimal mungkin, imbuhnya, dengan turut memohon doa restu dari keluarga, rekan-rekan mahasiswa, serta bapak ibu dosen dan karyawan Stikes Banyuwangi. “Mohon doa dan dukungannya kepada semua, agar kita dapat diberi kelancaran dan hasil terbaik dalam mengikuti pimnas ke 32 di Bali  ini,” imbuhnya

          Sementara itu, ketua Stikes Banyuwangi, bapak DR. H. Soekardjo mengaku senang dengan kabar kelolosan yang berhasil ditembus oleh tim PKMK tersebut. Ia akan ikut mendampingi selama kegiatan pimnas di Bali berlangsung.

          “Bersyukur itu pasti, bagi kami ini telah menjadi sebuah prestasi untuk kampus dan Kabupaten Banyuwangi” ucap Soekardjo.

          Pihaknya berharap, dengan adanya prestasi baru ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk turut aktif mengikuti program PKM yang akan datang, tidak hanya pada kancah pimnas saja melainkan hingga ke Asean. Tak lupa, Soekardjo juga turut mengucapan terimakasih kepada pihak-pihak terkait yang telah membantu tim peneliti hingga akhirnya dapat berdiri mempresentasikan inovasinya dalam kegiatan bergengsi itu.

          “Saya ucapkan terimakasih banyak kepada orang tua mahasiswa, dosen prodi, dosen pembimbing, serta mitra-mitra yang telah banyak membantu mahasiswa kami, salah satunya yakni pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi” tuturnya (Humas)

Leave your thought here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.