Blog

Stikes Digebyar Dua Kegiatan Sekaligus
Berita Utama

Stikes Digebyar Dua Kegiatan Sekaligus

Temu Kader Santri dan Pelatihan Baby Spa Berlangsung Bersamaan

FOTO BERSAMA : Ketua Stikes DR H Soekardjo bersama Sekretaris Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Indah berserta tim juri lainnya usai mengikuti pembukaan Temu Kader Santri Husada 2019 di GBK Stikes (26/8).

Ratusan orang memadati kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi, Senin (26/8). Sebagian dari mereka ialah para santri pondok pesantren yang ada di Banyuwangi untuk mengkuti kegiatan Temu Kader Santri Husada Kabupaten Banyuwangi tahun 2019 di Auditorium GBK Stikes. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Banyuwangi itu melibatkan Tim Promotor Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Stikes Banyuwangi dalam kepanitiaan serta tim juri.

          Terdapat tiga jenis lomba pada kegiatan yang dibuka langsung oleh dr. Hj. Indah Sri Lestari M.MRS tersebut, yaitu lomba dakwah, lomba kaligrafi, serta lomba hadrah. Dalam sambutannya, dr Indah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS dilingkungan pondok pesantren. Mewakili kepala dinas, ia juga mengucapkan terimakasih kepada Stikes Banyuwangi dan Tim Promotor UKS yang telah menjadi mitra dalam kegiatan tahunan dinas kesehatan itu.

BERI CONTOH: Tim trainer dari HCI Boyolali, Maryani Mayasari, mempraktikan memijat bayi pada Baby Chloe Zefanya Paradista didepan peserta pelatihan Baby Spa & Mom’s Traetmen di Stikes.

          Kegiatan lain yang berlangsung pada hari yang sama yaitu Pelatihan Baby Spa & Mom’s Treatmen yang diselenggarakan oleh dosen program studi kebidanan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang berasal dari mahasiswa kebidanan tingkat 3 dan tamu luar. Panitia acara menghadirkan Umi Susilowati SST., M.Kes., CI IBH., CT NNLP beserta tim dari Holistic Care and Institue (HCI) Boyolaliselaku trainer.

          Ketua Stikes Banyuwangi, DR. H. Soekardjo mengapresiasi dua kegiatan yang serentak digelar di Stikes itu. Ia juga berkesempatan hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Dalam pelatihan yang berlangsung di gedung perkuliahan kebidanan, Soekardjo menuturkan bahwa pelatihan ini merupakan bekal yang diberikan kepada mahasiswa sebelum lulus nantinya. “Ini ialah bekal untuk mahasiswa, agar setelah lulus mereka dapat membuka usaha pribadi yang masih selaras dengan rumpun ilmunya,” tutur Soekardjo.

          Hal senada juga disampaikan oleh trainer pelatihan, Umi Susilowati mengatakan bahwa baby spa & mom’s treatmen merupakan peluang usaha yang bagus saat ini. Dengan mengikuti pelatihan yang tepat, maka peserta tidak hanya mendapat ilmu baru, namun juga dapat berinovasi membuka sebuah usaha. Dimata perempuan yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Banyuwangi tersebut, Stikes ialah kampus kesehatan yang luar biasa karena benar-benar menyiapkan mahasiswanya untuk siap kerja setelah lulus.

          “Stikes ternyata luar biasa, saya melihat fasilitasnya lengkap, mahasiswanya aktif, bahkan SDM atau dosennya juga sudah mumpuni sesuai bidang ilmunya masing-masing,” ucapnya.

          Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Ibu Saimah dari Kodim 0825 Banyuwangi mengaku senang bisa bergabung dalam pelatihan yang berlangsung dua hari tersebut (26-27/8). Menurut Saimah, baby spa ataupun mom’s treatmen bukan hanya sebatas ilmu untuk berwirausaha mandiri, melainkan juga sebagai aplikasi ilmu bagi para bidan, serta ladang pahala untuk semuanya. (Humas)

Berita ini juga dimuat pada Radar Banyuwangi edisi 2 September 2019

https://www.instagram.com/p/B1qY0d1JcmU/

Leave your thought here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.