Blog

Stikes Turut Aksi dalam Inovasi One Student One Client
Berita Utama

Stikes Turut Aksi dalam Inovasi One Student One Client

KUNJUNGI STIKES: Bupati Anas, melakukan kunjungan dalam pertemuan pembahasan bersama Stikes Banyuwangi dan Dinas Kesehatan Banyuwangi tentang persiapan launching inovasi aku beraksi di ruang rapat rektorat Stikes, Senin (11/11)

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi beserta Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi berkumpul di ruang rapat rektorat Stikes pada Selasa (11/11) Kemarin. Perkumpulan yang ditinjau langsung oleh Bupati Banyuwangi ini membahas tentang pencanangan inovasi baru bidang kesehatan yang diberi nama “Aku Beraksi” bersama akademisi selamatkan ibu dan bayi. Inovasi ini merupakan bentuk dari usulan Bupati Banyuwangi yang disampaikan dalam acara Wisuda Ke XXIX di Stikes Banyuwangi melalui Face Time.

          Inovasi ini digagas oleh Dinas Kesehatan yang bekerjasama dengan tiga intitusi kesehatan di Banyuwangi, salah satunya Stikes Banyuwangi. Dua kampus kesehatan lainya yakni Akademi Kesehatan Rustida dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Banyuwangi. Bentuk kegiatan dari program baru tersebut ialah pendampingan terhadap ibu hamil yang beresiko tinggi.

          Bupati Banyuwangi, H Abdullah Azwar Anas M.Si dalam kunjungannya mengatakan bahwa akademisi kesehatan diminta bergotong royong bersama dinas kesehatan, puskesmas dan pemerintah daerah untuk dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dengan mencanangkan “One Student One Client”, Bupati Anas mengharapkan untuk KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa kesehatan bukan lagi KKN seperti biasanya, melainkan satu mahasiswa mendampingi satu ibu hamil yang beresiko tinggi.

          “ Saya berharap, mahasiswa kesehatan dapat ikut andil bergotong royong untuk melakukan pendampingan terhadap ibu hamil yang beresiko tinggi. Harapannya, melalui pendampingan one student one client ibu hamil beresiko tinggi dapat terpantau baik oleh tenaga kesehatan sehingga meminimalisir kejadian kematian ibu dan atau bayi,” ucap Bupati Anas

          Pencanangan inovasi beraksi ini resmi di teken oleh Bupati Banyuwangi dihadapan para tenaga kesehatan wilayah Kabupaten Banyuwangi. Peresmian dilakukan bebarengan dengan upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 tahun 2019, Selasa (12/11) di halaman kantor pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi. 

TEKEN : Bupati Banyuwangi, resmi me nandatangani pencanangan inovasi aku beraksi one student one client, Selasa (12/11) dalam upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 55.

          Sementara itu, DR. H. Soekardjo selaku Ketua Stikes Banyuwangi merespon baik usulan Bupati yang didengarnya melalui telewicara 17 Oktober Lalu. “Kami menanggapi apa yang di usulkan oleh Bupati Anas, dan saat ini telah kita siapkan mahasiswa-mahasiswa kita untuk bergerak dalam melakukan pendampingan pada ibu hamil, mulai dari hamil, persalinan, masa nifas, pemebrian ASI hingga keikutsertaan dalam program KB,” ujar Soekardjo

          Hal ini selaras dengan kesiapan Stikes Banyuwangi yang telah mendapatkan ijin pembukaan program studi baru S1 Kebidanan dan Profesi Bidan. “Perizinan prodi baru kita telah turun, tidak hanya S1 Kebidanan dan Profesi Bidan melainkan ditambah dengan S1 Gizi serta D4 Teknologi Laboratorium Medis. Sehingga, ini kita rasa sangat membantu juga dari segi keilmuan untuk mewujudkan inovasi One Student One Client,” tandasnya. (Humas)

TONTON VIDEO PENDAMPINGAN IBU HAMIL OLEH MAHASISWA PROFESI NERS

Mahasiswa Profesi Ners Dampingi Ibu Hamil di Dusun Kendal, Desa Sumber Baru, Kecamatan Singojuruh

Leave your thought here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.