Informasi Pengumuman

Raih Penghargaan Program Studi Yang Andal 2020

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi meraih penghargaan Indonesia Most Admired Favorite Education Award 2020 untuk kategori “The Most Trusted Institute of Health Sciences with Reliable Study Program of The Year 2020”. Penghargaan yang belum lama didapat ini (1/7), merupakan bentuk apresiasi yang disampaikan oleh Indonesia Development Achievement Foundation bekerjasama dengan Venna Event Management. Dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan penyelenggara kepada pihak kampus, ada beberapa indikator yang menjadi capaian bahwa Stikes Banyuwangi berhak mendapat penghargaan bergengsi tersebut. Kampus yang baru membuka empat program studi baru ini dinilai telah memberikan pelayanan terbaik serta atas prestasinya dalam meningkatkan kinerja dan kontribusi bagi bisnis dan pembangunan nasional. DR. H. Soekardjo, selaku Ketua Stikes Banyuwangi mengaku bersyukur atas prestasi yang telah didapatkanya. “Kita bersyukur, tapi juga merasa berat. Karena sejujurnya penghargaan yang kita dapat itu justru merupakan sebuah tanggung jawab besar. Kita dipercaya sebagai instansi pendidikan kesehatan dengan program studi yang andal di tahun 2020,” tuturnya. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Banyuwangi Sehat itu menambahkan, penghargaan tersebut juga sebagai wujud atau bukti bahwa Stikes Banyuwangi terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan kualitas. Hal ini dibuktikan dengan program studi yang bertambah, pembangunan fasilitas yang semakin dilengkapi serta terbangunya Klinik Stikes Banyuwangi yang sejak bulan Januari lalu telah dibuka. “Apresiasi ini mengingatkan kita terhadap filosofi atau prinsip kehidupan yang selalu saya tanamkan kepada sivitas akademika, bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik daripada sekarang,” imbuh Soekardjo Dalam waktu yang hampir berdekatan (26/6), Stikes Banyuwangi dikunjungi oleh tim Relawan dari DPC Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Banyuwangi dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional yang jatuh pada tanggal 26 Juni . Pertemuan tersebut disambut hangat oleh Ketua Stikes, tak lupa DR. H. Soekardjo turut mengucapkan Selamat Hari Anti Narkotika dan berharap semua masyarakat khususnya generasi bangsa kedepan dapat bersama-sama melawan Narkoba. (Humas). Berita ini juga dimuat, pada Jawa Pos Radar Banyuwangi edisi 15 Juli 2020

PENGUMUMAN SIPENMARU GEL.3 TA. 2020-2021

PENGUMUMANNo.   219 /01/ STIKES BWI/VII/2020 Berdasarkan pada: Keputusan Ketua STIKES Banyuwangi Nomor : 111/01/STIKES BWI/XI/2019 tanggal 25 November 2019 tentang Penetapan Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SIPENMARU) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi Tahun Akademik 2020/2021 Keputusan Ketua STIKES Banyuwangi Nomor : 054/01/STIKES BWI/IV/2020 tanggal 08 Juli 2020 tentang Peserta yang Dinyatakan Lulus Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 3 STIKES Banyuwangi Tahun Akademik 2020/2021. Dengan ini diumumkan peserta yang LULUS Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 3 Tahun Akademik 2020/2021. Peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi dan diterima sebagai calon mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banyuwangi dapat segera melakukan DAFTAR ULANG mulai 08 Juli –22 Juli 2020 . Banyuwangi, 08 Juli 2020 Ketua STIKES Banyuwangi ttd. DR. H. SoekardjoNIK. 06.001.0906 ——————————————————————————————————————– PENGUMUMANKELULUSAN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU GELOMBANG 3SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BANYUWANGITAHUN AKADEMIK 2020/2021 NO ID PROGRAM STUDI KETERANGAN 1 202003001 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 2 202003002 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 3 202003006 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 4 202003010 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 5 202003018 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 6 202003022 D4 – Teknologi Laboratorium Medis LULUS 7 202003030 S1 – Ilmu Gizi LULUS 8 202003035 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 9 202003036 D3 – Farmasi LULUS 10 202003039 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 11 202003049 D4 – Teknologi Laboratorium Medis LULUS 12 202003050 D4 – Teknologi Laboratorium Medis LULUS 13 202003052 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 14 202003053 D3 – Farmasi LULUS 15 202003054 D3 – Farmasi LULUS 16 202003055 D3 Farmasi LULUS 17 202003064 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 18 202003070 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 19 202003072 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 20 202003076 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 21 202003077 S1 – Ilmu Gizi LULUS 22 202003078 D4 – Teknologi Laboratorium Medis LULUS 23 202003084 D3 – Farmasi LULUS 24 202003085 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 25 202003086 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 26 202003087 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 27 202003088 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 28 202003089 D3 – Keperawatan LULUS 29 202003090 D3 – Kebidanan LULUS 30 202003091 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 31 202003092 D3 – Farmasi LULUS 32 202003093 D3 – Keperawatan LULUS 33 202003094 D3 – Farmasi LULUS 34 202003098 D3 – Farmasi LULUS 35 202003099 S1 – Ilmu Keperawatan TIDAK LULUS 36 202003101 D3 – Farmasi LULUS 37 202003104 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 38 202003113 S1 – Ilmu Kebidanan LULUS 39 202003120 D3 – Farmasi LULUS 40 202003121 D3 – Farmasi LULUS 41 202003122 D3 – Keperawatan LULUS 42 202003124 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 43 202003126 D3 – Farmasi LULUS 44 202003127 S1 – Ilmu Gizi LULUS 45 202003128 S1 – Ilmu Gizi LULUS 46 2020033007 S1 – Ilmu Keperawatan TIDAK LULUS 47 2020033015 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 48 2020033016 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 49 2020033017 D3 – Kebidanan LULUS 50 2020033018 D3 – Keperawatan LULUS 51 2020033019 D3 – Kebidanan LULUS 52 2020033026 D3 – Farmasi LULUS 53 2020033028 S1 – Ilmu Kebidanan LULUS 54 2020033030 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 55 202003001 D3 – Keperawatan LULUS 56 202003024 S1 – Ilmu Keperawatan LULUS 57 202003111 S1 – Ilmu Kebidanan LULUS 58 202003115 D3 – Keperawatan LULUS 59 202003117 S1 – Ilmu Gizi LULUS 60 202003118 D3 – Farmasi LULUS 61 202003129 S1 – Ilmu Kebidanan LULUS 62 202003131 S1 – Ilmu Kebidanan LULUS Dan Kini, Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 4 Telah Dibuka !!Batas Pendaftaran :Jalur PMDK 01 Juli – 23 Agustus 2020Jalur Reguler 01 Juli – 26 Agustus 2020Seleksi 27 Agustus 2020 Informasi selengkapnya :https://stikesbanyuwangi.ac.id/penerimaan-mahasiswa-baru-ta-2020-2021/ Link Pendaftaran :http://pmb.stikesbanyuwangi.ac.id/

Tetap Waspada Saat Bekerja di Musim Pandemi Covid 19

Hai sobat sehat, Pandemi Covid di Indonesia masih terus menunjukkan peningkatan angka pasien yang terkonfirmasi positif. Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 per tanggal 25 Juni 2020, tercatat ada 50.187 pasien terkonfirmasi positif Covid 19, 20.449 pasien sembuh dan 2.620 jiwa yang meninggal. Angka ini merupakan angka yang cukup tinggi, dan bisa juga memiliki arti bahwa penyebaran Virus Corona masih mudah terjadi. Pemerintah dari berbagai lini terus mengupayakan dengan serius dalam menangani wabah, mulai dari membuat himbauan tegas terkait protokol kesehatan diberbagai sektor hingga upaya-upaya untuk tetap menstabilkan perekonomian masyarakat Indonesia. Tidak dapat dipungkiri, dengan adanya kondisi seperti ini banyak sekali masyarakat yang terdampak ekonominya. Salah satu kibijakan yang dibuat oleh Pemerintah adalah membuka era “Normal Baru” atau yang juga disebut dengan “New Normal”. Dimana secara perlahan dan bertahap, masyarakat dapat melakukan aktifitasnya namun harus mematuhi protokol kesehatan. Menyikapi hal tersebut, dari sektor pendidikan juga memaksimalkan bahwa proses pembelajaran harus tetap berjalan. Meski sampai saat ini pembelajaran bersama siswa/mahasiswa masih harus dilakukan secara daring atau online, namun beberapa instansi pendidikan mulai menetapkan para guru/dosen/tenaga pendidik dan karyawan lainnya untuk masuk kerja. Layaknya di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi, dosen dan karyawan telah aktif bekerja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Saat memasuki kawasan kampus, siapapun akan di cek suhu badannya oleh tim yang bertugas. Selepas itu, tim akan mengarahkan pengunjung untuk cuci tangan serta menghimbau agar selalu menggunakan masker dan melakukan sosial distance. Dengan diaktifkannya kembali bekerja di kantor dalam kondisi pandemi yang korbannya masih erus bertambah, pasti akan muncul rasa khawatir dan takut. Karena bagaimanapun mereka masih harus keluar rumah, beraktifitas dan harus memastikan kembali kerumah dengan keadaan yang sehat tanpa membawa virus corona. Nah, untuk sobat sehat semua yang masih harus tetap bekerja di kondisi wabah ini tetap semangat. Tidak boleh panik, namun harus tetap waspada. Stikes Banyuwangi akan membagikan tips-tips pencegahan agar kita tetap terlindungi selama bekerja diluar rumah dan mengurangi resiko penularan virus corona di lingkungan kerja. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan : 1. Rutin Cuci Tangan Saat kita tiba di lingkungan tempat kita bekerja, sebelum memasuki ruangan biasakan cuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir. Kita juga harus membiasakan rutin cuci tangan atau menggunakan handsanitizer disela-sela aktifitas, misalkan usai bertemu dengan relasi, usai menerima uang tunai dan lainnya. 2. Gunakan Siku Tidak sedikit kantor atau instansi yang telah merenovasi lingkungan kerjanya dengan lebih modern yang dapat mengurangi penyebaran virus corona. Misalkan dengan pintu yang dapat terbuka dengan sensor tangan, tempat sabun cuci tangan juga dengan sensor. Hal ini merupakan inovasi agar orang-orang yang ada didalamnya tidak banyak menyentuh barang-barang atau fasilitas yang biasanya digunakan secara umum. Bagi kalian yang kantornya masih menggunakan sarana atau fasilitas secara manual, tidak perlu iri hati, kalian bisa menggunakan siku tangan untuk membuka pintu, menutup kran air atau saat menekan tombol lift. Atau, kalian juga bisa menggunakan alat bantu lainnya yang dapat menggantikan fungsi tangan. Bahkan kini juga banyak bermunculan alat bantu pembuka pintu atau penekan tombol lift yang dijual secara online. Benda tersebut dapat menjadi pilihan atau alternatif yang membantu kita untuk mengurangi menyentuh barang-barang selama bekerja. 3. Tidak Berkerumun Sebelum pandemi Covid 19 melanda, berkerumun adalah salah satu kegiatan yang seringkali dilakukan saat bekerja. Misalkan saat rapat, presentasi tugas, makan bersama atau hanya sekedar berbagi cerita. Namun, dikondisi seperti ini kita harus menghindari kerumunan serta menjaga jarak minimal 1,5 meter dari orang lain. Aturan ini juga berlaku apa bila kita sedang rapat atau mengantri, kita disilahkan untuk menduduki kursi yang telah disediakan dan telah diatur jaraknya, kita dilarang untuk menduduki kursi yang memiliki tanda silang atau X. Bahkan saat dilift, kita juga harus berdiri tanda yang telah ada dengan posisi saling membelakangi. 4. Tidak Absensi Menggunakan Finger Print Saat tiba dikantor, biasanya kita akan melakukan absensi digital sebagai bukti bahwa kita bekerja pada hari tersebut. Banyak instansi yang telah menggunakan absensi digital sebagai sistem yang mempermudah pemantauan jam kerja para karyawannya. Salah satu absensi digital yang sering dijumpai diberbagai kantor atau tempat kerja adalah absensi yang menggunakan finger print atau sidik jari, kita tinggal meletakan sidik jari kita diatas layar sensor maka secara otomatis sistem akan merekam kehadiran kita. Kini, pemerintah telah menghimbau agar kegiatan absensi yang menggunakan sidik jari sebisa mungkin dihindari, karena dinilai dapat memicu penularan virus corona. Karena alat absensi digital tersebut akan ditempeli oleh tangan banyak orang. Sebagai gantinya, absensi bisa dilakukan menggunakan sensor wajah. Sehingga, para karyawan cukup berdiri didepan kamera sensor maka akan secara otomatis merekam kehadiran. Dengan begitu, kita tidak perlu menyentuh alat absensi digital tersebut.     Lalu bagaimana dengan tempat kerja yang masih menggunakan absensi secara manual? Jika dikantor kita masih menggunakan sistem tanda tangan dilembar absensi, maka masing-masing dari kita harus membiasakan diri membawa pena sendiri dan tidak meminjam-pinjamkan pena kita kepada rekan yang lain. Bukan karena pelit, namun hal ini agar kita juga terbiasa membawa keperluan yang kita butuhkan selama bekerja adalah milik pribadi kita dan tidak digunakan oleh banyak orang. 5. Bersihkan Area Kerja Membersihkan area kerja bukan hanya tentang membuang sampah setiap hari, menyapu ataupun mengepel. Kita juga harus menyediakan larutan desinfektan untuk ruangan kerja kita. Penyemprotan desinfektan harus rutin dilakukan, misalkan menyemprot pegangan pintu, meja, kursi atau barang-barang lainnya yang biasa kita gunakan. 6. Jangan Sentuh Kantor merupakan sebuah tempat kerja yang memiliki berbagai sarana dan fasilitas yang sering digunakan secara umum. Dipandemi seperti ini, kita harus waspada dan berhati-hati jika kita harus menyentuh atau menggunakan barang tersebut. Karena kita tidak tahu, orang sebelum kita yang menggunakan fasilitas kantor tangannya bersih atau tidak. Jadi, masing-masing dari kita sebisa mungkin untuk tidak menyentuh langsung barang-barang jika memang tidak memiliki keperluan. Kita juga bisa menggunakan perantara seperti tisu, kertas atau kain untuk menyentuh barang-barang. Jangan lupa, untuk cuci tangan atau menggunakan handsanitizer setelah menyentuh barang-barang. Bahkan saat ini, kita juga dihimbau untuk tidak melakukan jabat tangan kepada orang lain. Jabat tangan bisa kita lakukan dengan Say Hello, melambaikan tangan, atau salaman dengan menempelkan siku. Mungkin rasanya akan aneh, tapi dikondisi seperti ini kita harus bisa saling memahami. 7. Hidup Bersih […]

Tips Belajar Sehat Dirumah Selama Pandemi Covid 19

Hai sobat sehat, mewabahnya Virus Corona yang telah menyerang banyak negara salah satunya Indonesia ini memang memiliki dampak sosial yang sangat luar biasa. Salah satu dampak yang sangat terasa di kalangan masyarakat yakni dengan terbatasnya aktifitas sehari-hari, dimana Pemerintah telah menetapkan himbuan kepada masyarakat luas untuk menjalankan aktifitas di rumah saja sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Aktifitas yang dimaksudkan termasuk pada proses pembelajaran siswa sekolah dari tingkat kanak-kanak hingga menengah atas, bahkan sekelas perguruan tingggi proses perkuliahan juga dilakukan dirumah melalui daring atau dalam jaringan atau kata lainnya online.            Hingga saat ini, korban yang terkonfirmasi positif Covid 19 masih terus bertambah, artinya pandemi belum berakhir. Begitu juga dengan himbauan pemerintah, masih terus mengalami perubahan pada perpanjangan waktu untuk tetap belajar dirumah.           Sebagian siswa, begitu juga orang tua telah banyak sekali mengeluh jenuh dan bosan dengan aktifitas yang dinilai terbatas tersebut. Tak sedikit juga siswa mulai merasakan penurunan semangat belajar hingga stress.           Rasa malas yang dirasakan siswa dapat muncul karena disebabkan beberapa faktor, diantaranya adalah : 1. Aktifitas yang monoton Belajar di rumah saja memang akan terasa menjenuhkan. Jika biasanya mereka belajar di sekolah denga beragam kegiatan, maka selama belajar di rumah ini, setiap siswa atau anak hanya akan melakukan rutinitas yang sama setiap harinya. Akibatnya, semakin hari si anak akan mulai mengalami penurunan semangat belajar. 2. Kesepian Saat sebelum pandemi, ketika mereka belajar di sekolah, si anak akan bertemu dengan teman-temannya. Siswa akan merasa senang karena dengan bertemu dengan teman-teman sekolahnya, mereka dapat melakukan kegiatan Bersama-sama, mulai dari mengerjakan tugas, bertukar cerita, pergi bermain dan lain sebagainya. Namun, selama pandemi, si anak harus melakukan berbagai aktifitasnya dirumah. Belum lagi adanya pembatasan diri untuk menghindari kerumunan atau berjaga jarak (physical distancing) pastinya menambah kejenuhan bagi setiap anak. Si anak akan merasa tidak memiliki teman belajar, sehingga lama kelamaan akan muncul rasa malas untuk belajar kembali. 3. Minimnya Fasilitas Belajar Dirumah Pemerintah memberikan arahan proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan cara daring atau online. Para guru akan memberikan tugas atau materi melalui sebuah aplikasi yang dapat diakses oleh siswa. Artinya, antara siswa dan guru harus memiliki fasilitas yang diperlukan. Meskipun pemerintah telah memfasilitasi dalam bentuk tontonan edukasi melalui slauran televisi (TV), fasilitas lain masih banyak diperlukan untuk proses belajar dari rumah misalnya koneksi internet seperti Wi-Fi ataupun Kuota Internet yang tersambung di smartphone. Namun perlu diketahui Bersama, tidak semua siswa yang memiliki fasilitas tersebut. Minimnya ekonomi keluarga juga menjadi faktor dari minimnya fasilitas yang menunjang proses belajar di rumah. Bahkan tak sedikit, keluarga siswa yang harus kehilangan penghasilan yang diakibatkan adanya pandemic Covid 19 ini, sehingga mereka juga harus sangat jeli dalam mengatur pengeluaran keuangan. Hal-hal seperti inilah yang akhirnya juga berdampak pada semangat belajar siswa, ketika si anak merasa fasilitas belajar kurang mencukupi maka ia akan merasakan menemukan kendala dan malas untuk melanjutkan proses belajarnya.           Jika siswa telah mengalami penurunan semangat belajar bahkan hingga stress, maka akan sangat tidak baik bagi kesehatan si anak. Maka sedari sekarang, si anak harus diajari untuk menjaga pola belajar dirumah yang sehat, agar tetap semangat unttuk belajar, menghindari kejenuhan dan menimalisir terjadinya stress.           Berikut beberapa tips tentang belajar dirumah yang sehat selama Pandemi Covid 19, yaitu : 1. Tanamkan Motivasi Yang Kuat Belajar dari rumah memang terkesan menjadi beban bagi sebagian anak, baik karena alasan jenuh, lebih enak belajar di sekolah atau lain sebagainya, namun proses belajar dari rumah masih harus dilalui selama pandemi ini masih belum dinyatakan berakhir. Agar semangat belajar tetap terus ada, maka setiap anak harus memiliki motivasi yang kuat, tidak menjadikan aktifitas tersebut menjadi beban. Siswa dapat diajarkan untuk menamkan fikiran positif “jika ingin kembali belajar di sekolah, maka saat ini harus bersabar untuk belajar dirumah, tetap semangat, agar rantai penyebaran virus corona dapat terputus dan wabah corona segera hilang” atau mungkin dengan motivasi positif lainnya. 2. Mengkondisikan Tempat Belajar yang Aman dan Nyaman Jika motivasi dalam diri telah kuat, maka si anak harus dapat menjaga mood belajar tetap membaik. Caranya dengan mengkondisikan tempat atau suasana belajar yang aman dan nyaman. Suasana yang nyaman dalam belajar setiap anak bisa saja berbeda, ada sebagian anak yang dapat belajar harus ditempat yang sunyi dan sepi, namun tak sedikit pula beberapa siswa yang suka belajar dengan adanya iringan music yang lembut. Semua itu dapat diatur sesuai kebiasaan belajar si anak. Suasana yang nyaman juga mencakup tentang kerapihan dan kebersihan tempat belajar. Usahakan meja belajar dan lingkungan sekitar selalu bersih, buku-buku dan alat tulis tertata rapi. Karena itu akan sangat menambah semangat belajar dan menjaga kestabilan mood belajar, apabila meja belajar selalu berantakan dan ketika ditengah proses belajar sedang membutuhkan sesuatu yang ternyata tidak mudah ditemukan maka sangat mempengaruhi prose belajar selanjtunya, akhirnya bisa menghancurkan mood. Apabila mood belajar telah rusak, maka si anak akan malas unuk melanjutkan belajar. 3. Membuat Jadwal Belajar Harian Jika si anak merasa jenuh dengan aktifitas yang monoton selama belajar di rumah, maka si anak dapat disarankan untuk membuat jadwal belajar harian. Kegiatan yang dijadwalkan bisa menyesuaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru atau sesuai dengan kemampuan siswa. Dalam membuat jadwal atau schedule, harus tetap memperhatikan durasi belajar agar tidak menimbulkan keletihan. Lama waktu belajar boleh disamakan dengan jam sekolah seperti biasanya, misalnya dimulai dari jam 08.00 sampai dengan jam 13.00. Dari keseluruhan waktu tersebut, masih harus dibagi lagi dengan berbagai kegiatan, termasuk juga menyelipkan waktu istirahat. Contoh Jadwal Belajar 08.00 – 09.00 : Matematika 09.00 – 10.00 : Bahasa Indonesia 10.00 – 10.30 : Istirahat 10.30 – 11.30 : Seni 11.30 – 12.30 : Agama Dan seterusnya Dengan adanya jadwal seperti ini, selain siswa dapat belajar secara fokus, siswa juga memiliki kegiatan beragam dalam satu hari dan pastinya berinovasi setiap harinya. Sehingga siswa tidak akan menemukan aktifitas yang menjenuhkan atau monoton. 4. Jangan Malu Bertanya Selama melakukan proses belajar, tidak menuntut kemungkinan siswa akan mendapati kesulitas tentang tugas atau materi yang sedang dikerjakan. Jika di sekolah siswa akan melakukan tukar fikiran kepada rekannya atau bertanya pad gurunya, maka selama dirumah siswa juga diharapkan tetap aktif berkomunikasi dengan guru dan rekan sekolah […]

Ormawa Stikes Banyuwangi Peduli Lawan Corona

Salurkan APD untuk Tenaga Medis dan Sembako untuk Keluarga Mahasiswa serta Kaum Dhuafa Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi melakukan aksi peduli melawan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan cara membuka donasi bantuan kepada sivitas akademika Stikes Banyuwangi. Aksi peduli ini diwujudkan dengan penyaluran bantuan alat pelindung diri atau APD bagi tenaga kesehatan di beberapa instansi kesehatan  serta kebutuhan pokok atau sembako bagi keluarga mahasiswa Stikes, Gojek dan Tukang Becak. Pendistribusan dilakukan pada Rabu (22/4).           Ikhlas Bekti Dermawan, selaku Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Stikes sekaligus koordinator kegiatan aksi peduli itu menjelaskan, bahwa hasil donasi dialokasikan kepada 4 intansi kesehatan dan sekitar 50 paket sembako. “ APD yang kita bagikan adalah baju Hazmat, Face Shield, serta ada juga yang kita beri masker kain untuk RSUD Blambangan, RS Islam Fatimah, RSUD Genteng dan Puskesmas Singotrunan. Sedangkan untuk sembako, kita ada 10 paket untuk Gojek, 10 paket untuk tukang becak dan selebihnya untuk keluarga mahasiswa Stikes yang terdampak ekonominya karena pandemi Corona ini,” tutur pria yang menempuh prodi S1 Keperawatan itu. Ikhlas, begitu sapaan akrabnya, menambahkan, meski dirinya dan para anggota ormawa lainnya masih berstatus mahasiswa bukan berati tidak bisa membantu apa-apa ataupun hanya berdiam diri dengan belajar dirumah. Menurutnya, banyak cara yang dapat dilakukan untuk turut berkontribusi dalam membantu melawan pandemi Covid 19. “Kita memang masih mahasiswa, secara tenaga profesi mungkin kita tidak bisa berkontribusi banyak. Dengan melihat kondisi pandemi yang berdampak ke berbagai bidang, saya mengajak teman-teman mahasiswa yang lain bersama-sama untuk peduli dan membantu masyarakat yang berdampak tersebut,” imbuhnya. Aksi peduli ini didukung penuh oleh Ketua Stikes Banyuwangi, DR. H. Soekardjo. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang menanamkan kepedulian melainkan juga tentang kedewasaan yang harus dimiliki oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa kesehatan. “Hal ini juga merupakan pembelajaran bagi mahasiswa tentang bagiamana mereka harus tanggap dengan keadaan sekitar, agar kelak ketika masuk dalam dunia kerja mereka juga tanggap serta bertanggung jawab dengan profesinya” ungkap Soekardjo. (Humas) Tonton Video Perjalanan Ormawa Stikes Dalam Mendistribusikan APD dan Sembako !!

5 Cara Hindari Kolesterol Meningkat Saat Lebaran

Hai sobat sehat, Hari lebaran menjadi hari yang ditunggu oleh banyak orang, terutama mereka yang merayakan. Selain merupakan bulan yang suci, karena setiap orang akan saling bermaafan, Hari lebaran juga identik dengan beraneka ragam hidangan yang menggiurkan. Seperti ketupat sayur, opor ayam, aneka kue kering, gorengan dan sebagainya.         Setelah menahan makan dan minum di bulan puasa 30 hari lamanya, tak sedikit orang berujung balas dendam di hari lebaran. Mereka akan menyantap hidangan-hidangan khas lebaran dengan lahap. Bahkan terkadang, melupakan kesehatan tubuhnya akibat terlalu asik menikmati aneka masakan.         Bagi sebagian orang, mengkonsumsi makanan-makanan dengan jumlah besar dan menu yang sembarangan tidak akan berpengaruh banyak terhadap kesehatan tubuhnya. Namun bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu, hal tersebut dapat berdampak kurang baik pada kesehatannya. Salah satunya adalah orang yang memiliki riwayat kesehatan dengan kolesterol tinggi.         Kolesterol merupakan sebuah zat lilin yang ditemukan pada darah manusia. Tubuh kita membutuhkan kolesterol untuk membangun sel-sel sehat, namun dengan jumlah yang normal. Nilai normal kolesterol menurut World Health Organization (WHO) adalah kurang dari 200 mg/dL. Seseorang yang telah memiliki riwayat kesehatan dengan kolesterol tinggi atau diatas 200 mg/dL, perlu untuk memperhatikan dan menjaga pola makannya.         Kolesterol yang meninggi, selain disebakan karena kebiasaan hidup yang kurang baik juga dapat disebabkan karena diet yang buruk. Seperti terlalu sering mengonsumsi lemak jenuh yang biasanya terdapat pada protein hewani, dan lemak trans yang dapat ditemukan pada kue kering komersial, biskuit serta popcorn. Makanan lain yang mengandung kolestrol tinggi juga dapat ditemukan pada daging merah dan produk susu penuh lemak.         Sedangkan kita tahu, bahwa beberapa makanan khas lebaran yang sering dihidangkan dirumah-rumah banyak yang mengandung lemak jenuh serta daging-dagingan. Jika kita tidak memperhatikan pola makan saat lebaran, maka kemungkinan kita yang semula tidak memiliki masalah kesehatan akhirnya bisa terdampak kolesterol tinggi juga. Perhatian ini tidak hanya dikhususkan kepada mereka yang sudah memiliki kolesterol tinggi, melainkan kita semua.         Terjadinya kolesterol tinggi pada seseorang juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : Usia Semakin menua usia, maka proses kimiawai dalam tubuh akan semakin berubah. Resiko terjadinya terserang kolesterol akan meningkat. Misalnya, ketika usia semakin menua, kemampuan organ hati untuk menghilangkan kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) atau yang sering dikenal dengan “Lemak Jahat”. Merokok Merokok dapat merusak organ tubuh, salah satunya merusak pembuluh darah. Ketika pembuluh darah telah rusak, maka akan lebih rentan untuk menumpuk timbunan lemak. Selain itu, merokok juga dapat menurunkan kadar HDL (Hight Density Lipoprotein) atau disebut juga “Kolesterol Baik”. Kegemukan Seseorang dengan berat badan berlebih, atau dengan Indeks Masa Tubuh (IMT) lebih dari jumlah 30 menempatkan pada kondisi beresiko kolesterol tinggi. Diabetes Jika mungkin dalam darah kita sebelumnya memang tidak memiliki nilai tinggi dalam Kolesterolnya, melainkan memiliki masalah pada gula dalam darah atau diabetes maka orang tersebut juga beresiko terhadap kolesterol meningkat. Gulah darah yang tinggi turut berkontribusi pada kadar kolesterol yang jauh lebih berbahaya, yakni menempatkan pada lipoprotein densitas sangat rendah (VLDL).         Jika seseorang telah memiliki faktor-faktor diatas, maka dirasa perlu untuk memperhatikan asupan nutrisi yang akan dikonsumsi, apalagi ketika menikmati santapan lebaran. Lalu, bagaimana caranya agar kita dapat terhindar dari kolesterol yang meningkat saat lebaran ? Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari kolesterol yang meningkat saat lebaran, diantaranya. 1. Kurangi Makan Gorengan Kurang lengkap memang rasanya jika saat lebaran tidak menyuguhkan makanan yang digoreng, rasanya yang “kriuk-kriuk” memberikan sensasi tersendiri bagi penikmatnya. Makanan yang dimasak dengan cara deep frying atau merendam makanan dalam minyak yang dipanaskan dengan sunggu tinggi, akan menambahkan kalori dari bahan makanan yang digoreng. Masakan akan jauh berbeda kalorinya jika makanan tersebut dimasak dengan cara direbus ataupun dikukus. Selain itu, minyak merupakan sumber lemak. Lemak sendiri ada yang bersifat “baik”, adapula yang bersifat “jahat”. Hal inilah yang menyebabkan mengapa gorengan itu berbahaya. 2. Kurangi Makanan Berlemak Hidangan khas lebaran kerap identik dengan makanan yang berlemak. Bagi sebagian orang, makanan tanpa lemak seperti tak memiliki cita rasa dan kurang enak dinikmati. Aneka hidangan yang biasanya menjadi pilihan saat lebaran adalah makanan yang bersantan dengan isian daging, jeroan, telur dan sebagainya. Santan kelapa itu sendiri telah mengandung lemak jenuh yang tinggi, begitu pula dengan jeroan dan telur ayam. Untuk itu, saat lebaran perlu sekali untuk membatasi konsumsi makanan yang berlemak. Khususnya bagi orang yang telah memiliki riwayat kolesterol tinggi. 3. Perbanyak Konsumsi Sayur Mengkonsumsi sayur dapat menurunkan kolesterol tingi, sebab sayur merupakan makanan dengan lemak jenuh yang rendah. Semakin banyak mengkonsumsi sayur, maka kita akan merasa lebih kenyang. Sehingga, kemungkinan kita untuk mengkonsumsi makanan dengan lemak jenuh akan berkurang. Selain sayur, buah dan kacang-kacangan juga dapat membantu menurunkan kolesterol tinggi. Contoh makanan yang kaya akan serat yaitu brokoli, ubi, terong, apel, pir dan strawberry. 4. Rutin Olahraga Ketika seseorang telah memiliki kolesterol tinggi dalam tubuhnya, maka pilihan satu-satunya adalah dengan cara menurunkannya. Selain memperhatikan asupan makanan, olahraga juga dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Bahkan, olahraga dipercaya dapat menunrunkan kolesterol LDL hingga 15 persen. Contoh olahraga yang dapat dilakukan yaitu aerobik. Olahraga aerobik adalah jenis olahraga yang menstimulasi jantung dan paru-paru untuk bekerja lebih dari biasanya. Macam-macam olahraga aerobik misalnya jogging, berenang, lari, senam atau bersepedah. Untuk dapat merasakan manfaat bagaimana olahraga dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dalam tubuh yakni dengan rutin berolahraga 4 sampai 5 kali dalam seminggu dengan total durasi waktu 30 menit setiap harinya. Yang perlu menjadi perhatian disini adalah, untuk dapat menurunkan kadar kolesterol LDL durasi waktu lebih penting dibandingkan dengan intensitas saat kita berolahrag. Karena, semakin banyak kalori yang terbuang maka akan semakin besar pula penurunan kadar LDL. 5. Tidak Sembarangan Menerapkan Metode Diet Kegemukan adalah hal yang dirasa kurang menarik bagi seseorang, bahkan kegemukan juga merupakan salah satu faktor resiko seseorang memiliki kolesterol tinggi. Akhirnya, tak sedikit orang berupaya untuk menurunkan berat badan dengan cara diet. Bagi seseorang yang telah memiliki kadar kolesterol yang tinggi, diharapkan tidak sembarangan dalam menerapkan metode diet. Menurut pandangan dari ahli Gizi, diet yang bagus untuk penderita kolesterol tinggi adalah dengan mengurangi konsumi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh sebesar 5 […]

Wabah Covid 19 Tak Kunjung Usai, Stikes Banyuwangi Gelar Seleksi Mahasiswa Baru Lewat Online

Banyuwangi – Hai sobat sehat, belum lama ini Stikes Banyuwangi menggelar seleksi penerimaan mahasiswa baru (Sipenmaru) melalui daring atau online, Selasa (14/4). Cara ini dilakukan sebagai bentuk menyikapi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)  yang belum juga berakhir. Himbauan dari pemerintah mengenai untuk Physical Distancing, tidak mengadakan kegiatan yang harus menyertakan banyak orang serta demi kesehatan sesama, menjadi salah satu alasan kuat mengapa Sipenmaru Gelombang 2 untuk Tahun Akademik 2020 – 2021 dilakukan secara online.   Seleksi yang diikuti oleh sekitar 63 calon mahasiswa baru dari berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan itu terdiri dari tiga jenis tes, yang semuanya dilakukan secara online. Tes pertama ialah Psikotest yang dilakukan dengan cara mengisi sebuah pertanyaan melalui Google Form. Tes kedua adalah tes wawancara, yang caranya juga sama dengan Psikotest. Tes ketiga yakni tes kesehatan, yang dilakukan melalui panggilan Video Call dari WhatsApp. Usai semua tes terlaksana, maka akan segera diumumkan hasil kelulusan seleksi. Informasi kelulusan dilakukan di  hari Senin (20/4) yang diposting pada laman resmi website kampus swasta ini. Dalam pengumuman tersebut, akan terpapar keterangan peserta dinyatakan lulus atau tidak lulus. Bagi peserta dengan keterangan lulus, maka dinyatakan resmi diterima menjadi calon mahasiswa baru di Stikes Banyuwangi, dengan tanda bukti telah melakan daftar ulang kebagian Biro Administrasi Keuangan atau bendahara. Bagi peserta yang dinyatakan tidak lulus, maka dinyatakan gagal dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut. Baca Juga, Hasil Kelulusan SIPENMARU Gelombang 2 TA. 2020 – 2021. https://stikesbanyuwangi.ac.id/pengumuman-sipenmaru-gel-2-ta-2020-2021/ Sampai saat ini, wabah corona belum juga usai, bahkan himbauan untuk belajar dan bekerja dari rumah terus diperpanjang sampai waktu yang akan ditentukan kemudian. Tentu saja, hal ini juga menjadi sedikit kendala untuk beraktifitas seperti biasanya. Namun meski begitu, dengan adanya himbauan tersebut bukan berati masyarakat bisa dengan mudahnya untuk berlibur. Di Stikes Banyuwangi, yang kini memiliki 10 jurusan atau program studi (prodi, baca) itu, aktifitas belajar mengajar tetap berjalan. Proses perkulihan dilakukan secara online melalui berbagai platform yang dipilih oleh dosen. Bahkan, kegiatan ujian tugas akhir dan skripsi juga tetap berlangsung secara baik melalui daring. Program Studi atau jurusan yang ada di Stikes Banyuwangi :1. S1 Keperawatan (S.Kep) – Akreditasi B2. Profesi Ners (Ns) – Akreditasi B3. S1 Kebidanan (S.Keb) – Prodi Baru4. Profesi Bidan – Prodi Baru5. S1 Gizi (S.Gz) – Prodi Baru6. S1 Farmasi (Lanjutan D3 Farmasi) Joint Degree MSU Malaysia – Prodi Baru7. D4 Teknologi Laboratorium Medis (S.Tr.Lab) – Prodi Baru8. D3 Keperawatan (Amd.Kep) – Akreditasi B9. D3 Kebidanan (Amd.Keb) – Akreditasi B10. D3 Farmasi (Amd.Farm) – Akreditasi C11. S1 Administrasi Kesehatan (S.Kes) – Segera Dibuka Tidak hanya itu, dengan adanya himbauan tetap dirumah saja para calon mahasiswa baru juga dapat melakukan pendaftaran kuliah di Stikes Banyuwangi. Melalui proses yang mudah, para calon mahasiswa baru bisa melakukan pendaftaran secara online. Daftar mahasiswa baru di Stikes Banyuwangi http://pmb.stikesbanyuwangi.ac.id/ Berbagai hal dilakukan oleh kampus beralamatkan di jalan Letkol Istiqlah itu, agar semua proses pendidikan tetap berjalan dan mencapai tujuan. Sama dengan kampus yang lainnya, Stikes Banyuwangi juga memberikan subsidi paket data internet kepada para mahasiswa semua prodi yang telah dan/atau sedang melaksanakan perkuliahan secara daring. Ketua Sipenmaru Stikes Banyuwangi, Ivan Rachmawan S.Kom membenarkan bahwa saat ini kampus Stikes Banyuwangi untuk pertama kalinya melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui online. “Ini pertama kalinya kita lakukan melalui online, biasanya kita menghadirkan para peserta di kampus,” tutur Ivan Rachmawan Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua 3 Bidang Kemahasiswaan ini menambahkan, bahwa Stikes Banyuwangi tengah berupaya untuk tetap menjaga kualitas pendidikan untuk mahasiswanya ditengah pandemi covid-19 ini. “Proses belajar mengajar tetap berjalan, begitu juga dengan pendaftaran mahasiswa baru. Keduanya kita lakukan secara daring semuanya,” imbuhnya Ivan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya sivitas akademika Stikes Banyuwangi untuk mematuhi aturan yang dianjurkan oleh pemerintah. Masyarakat harus tetap memperhatikan kesehatan diri dengan berperilaku hidup bersih dan sehat, rutin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak lebih dari 1 meter serta tetap dirumah saja. “Mari kita semua saling bersinergi memutus rantai penyebaran covid 19 ini dengan mematuhi semua anjuran dan himbauan, tak lupa terus berdoa agar wabah corona di Indonesia segera berakhir dan kita semua dapat kembali beraktifitas seperti sedia kala,” pungkas Ivan. (Humas)

PENGUMUMAN SIPENMARU GEL.2 TA. 2020 – 2021

PENGUMUMANNo. 162/01/ STIKES BWI/IV/2020 Berdasarkan pada: Keputusan Ketua STIKES Banyuwangi Nomor : 111/01/STIKES BWI/XI/2019 tanggal 25 November 2019 tentang Penetapan Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SIPENMARU) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi Tahun Akademik 2020/2021 Keputusan Ketua STIKES Banyuwangi Nomor : 028/01/STIKES BWI/IV/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Peserta yang Dinyatakan Lulus Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 2 STIKES Banyuwangi Tahun Akademik 2020/2021. Dengan ini diumumkan peserta yang LULUS Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 2 Tahun Akademik 2020/2021.  Peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi dan diterima sebagai calon mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banyuwangi dapat segera melakukan DAFTAR ULANG mulai 20 April –05 Mei 2020 . Banyuwangi, 20 April 2020Ketua STIKES Banyuwangi TTD. DR. H. SoekardjoNIK. 06.001.0906 —————————————————————————————————————- PENGUMUMANKELULUSAN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU GELOMBANG 2SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BANYUWANGITAHUN AKADEMIK 2020/2021 NO ID PROGRAM STUDI KETERANGAN 1 202002006 Ilmu Keperawatan LULUS 2 202002007 Farmasi LULUS 3 202002012 Ilmu Gizi LULUS 4 202002016 Farmasi LULUS 5 202002019 Ilmu Keperawatan LULUS 6 202002020 Ilmu Gizi LULUS 7 202002021 Farmasi LULUS 8 202002022 Farmasi LULUS 9 202002024 Ilmu Keperawatan LULUS 10 202002025 Keperawatan LULUS 11 202002026 Ilmu Keperawatan LULUS 12 202002028 Ilmu Keperawatan LULUS 13 202002029 Ilmu Gizi LULUS 14 202002030 Ilmu Keperawatan LULUS 15 202002031 Ilmu Keperawatan LULUS 16 202002032 Farmasi LULUS 17 202002033 Ilmu Kebidanan LULUS 18 202002035 Keperawatan LULUS 19 202002038 Ilmu Gizi LULUS 20 202002040 Teknologi Laboratorium Medis TIDAK LULUS 21 202002044 Ilmu Keperawatan LULUS 22 202002045 Keperawatan LULUS 23 202002047 Farmasi LULUS 24 202002048 Ilmu Keperawatan LULUS 25 202002049 Farmasi LULUS 26 202002053 Ilmu Kebidanan LULUS 27 202002054 Teknologi Laboratorium Medis LULUS 28 202002055 Keperawatan LULUS 29 202002063 Keperawatan LULUS 30 202002065 Ilmu Kebidanan LULUS 31 202002066 Farmasi LULUS 32 202002070 Farmasi LULUS 33 202002071 Teknologi Laboratorium Medis LULUS 34 202002072 Ilmu Kebidanan LULUS 35 202002075 Ilmu Keperawatan LULUS 36 202002078 Ilmu Kebidanan LULUS 37 202002080 Ilmu Keperawatan LULUS 38 202002081 Ilmu Keperawatan LULUS 39 202002085 Ilmu Keperawatan LULUS 40 202002087 Ilmu Keperawatan LULUS 41 202002090 Ilmu Keperawatan LULUS 42 202002092 Ilmu Keperawatan LULUS 43 202002094 Ilmu Keperawatan LULUS 44 202002097 Farmasi LULUS 45 2020022001 Ilmu Keperawatan LULUS 46 2020022003 Ilmu Keperawatan LULUS 47 2020022005 Keperawatan LULUS 48 2020022015 Ilmu Keperawatan LULUS 49 2020022019 Keperawatan LULUS 50 2020022022 Teknologi Laboratorium Medis LULUS 51 2020022026 Farmasi LULUS 52 2020022032 Ilmu Keperawatan LULUS 53 2020022033 Ilmu Keperawatan LULUS 54 2020022036 Ilmu Keperawatan LULUS 55 202002098 Ilmu Keperawatan LULUS 56 202002099 Ilmu Keperawatan LULUS 57 202002084 Ilmu Gizi LULUS 58 202002102 Ilmu Gizi LULUS 59 202002050 Farmasi LULUS 60 202002074 Farmasi LULUS 61 202002103 Ilmu Keperawatan LULUS 62 202002083 Ilmu Keperawatan LULUS 63 202002086 Ilmu Keperawatan LULUS 64 202002051 Ilmu Keperawatan LULUS Informasi Daftar Ulang :Admin Pendaftaran 0811 3785 556

SURAT EDARAN KETUA STIKES BANYUWANGI

Nomor : 145/01/STIKES BWI/III/2020 tentangPENCEGAHAN PENYEBARANINFEKSI CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19)DI LINGKUNGAN STIKES BANYUWANGI