Blog

Pengalaman Inspiratif Menjadi DPL KM 6 Tahun 2023 By : Elita
Serba Serbi

Pengalaman Inspiratif Menjadi DPL KM 6 Tahun 2023 By : Elita

Perkenalkan nama saya Elita dari Perguruan Tinggi Swasta STIKES Banyuwangi, saat ini menjadi DPL program Kampus mengajar Angkatan 6 Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.

Pada awalnya saya sebagai dosen STIKES Banyuwangi melalui Surat Edaran di Grup Whatsapp LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur kemudian saya terinspirasi melihat dan membaca Laman resmi MBKM dan melihat program-program yang disediakan oleh kemenristekdikti.

Selain kampus mengajar, dalam program ini juga terdapat Pertukaran Pelajar, MSIB, Dan sebagainya. Atas dasar keinginan saya untuk memajukan mutu Pendidikan kampus saya memilih Program Kampus Mengajar.

Keinginan saya melihat bagaimana realitas Pendidikan Indonesia di daerah tertinggal cenderung lebih besar. Selain itu pengalaman dan ilmu yang didapatkan dari program ini akan sangat bermanfaat kedepannya.

Dalam Program kampus mengajar ini, saya  ditempatkan di dua sekolah pempatan yaitu SDN 1 Gumuk  Licin dan SMPN 3 Purwoharjo  Satu Atap  dengan membantu siswa maupun guru dalam  peningkatan literasi, numerasi, administrasi sekolah maupun adaptasi teknologi khususnya di daerah Banyuwangi.

Program kampus mengajar ini dilakukan secara luring sesuai dengan kondisi sekolah yang ada sebagian jauh dari perkotaan dan terbatas akses internet.

Baca Juga: Stikes Banyuwangi Gelar Workshop Nasional Bimtek Jurnal Ilmiah

Sekilas Tentang Program KM (Kampus Mengajar)

Kampus mengajar adalah salah satu program dari pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sejak tahun 2020 yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri melalui aktivitas diluar kampus selama satu semester yang merupakan rekognisi hasil pembelajaran.

Mahasiswa maupun DPL yang terlibat dalam rangka program ini memiliki tanggungjawab besar menjadi agen perubahan maupun penggerak yang memiliki peran dan tanggungjawab dalam membantu pihak sekolah pada proses mengajar, membantu administrasi maupun adaptasi teknologi.

Manfaat Program Kampus Mengajar

Saya berharap dengan adanya program DIKTI ini hasil dari program ini yaitu sebagai penanaman rasa empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa terhadap permasalahan kehidupan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Selain itu juga mengasah kemampuan maupun keterampilan berpikir dan memecahkan masalah, mengembangkan wawasan, karakter, soft skill serta meningkatkan perasaan dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan nasional.

Kami bersyukur, yang saat ini berada di daerah ujung timur tepatnya di Jawa Timur Kota Banyuwangi dengan dukungan LPDP dan Kemenristekdikti, program tahunan ini menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran terutama sekolah yang berada di daerah yang memiliki karakteristik kurang lengkapnya sarana dan prasarana infrastruktur.

Berikut beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh beberapa pihak terkait dengan adanya kampus mengajar ini:

Manfaat Bagi Mahasiswa

  • Kesempatan menjadi agen perubahan untuk pendidikan Indonesia
    Dalam program ini mahasiswa juga dapat membantu dalam mensosialisasikan produk pembelajaran kemendikbud ristek meliputi kurikulum, modul pembelajaran, AKM Kelas dan lain lain.Tak ketinggalan, mahasiswa juga dapat melakukan sosialisasi dan improvisasi materi profil pelajar Pancasila sekaligus menjadi agen of change education atau agen perubahan bidang Pendidikan, bukan agen LPG lo ya, he.. he..he.
  • Menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, pengembangan strategi dan model pembelajaran literasi dan numerasi yang kreatif, inovatif dan menyenangkan, serta mendamipingi pengembangan adaptasi teknologi.
  • Mengasah keterampilan kepemimpinan dan empati sosial: berfikir kritis, pemecahan masalah, manajemen kelompok, jiwa kepemimpinan, inovasi dan kreativitas, serta komunikasi.Kampus mengajar ini dapat menjadi lahan pengabdian yang luar biasa bagi mahasiswa serta sebagai ajang mengembangkan soft skill yaitu kepemimpinan, problem solving, kreativitas maupun kemampuan interpersonal mahasiswa itu sendiri.Pada program ini mahasiswa melakukan kegiatan belajar sambil berdampak, baik. Mereka dengan bangga dan Ikhlas memiliki peran dan tanggungjawab dalam membantu pihak sekolah pada proses mengajar, meningkatkan literasi dan numerasi, membantu administrasi maupun adaptasi teknologi.
    Berikut gambaran

    tugas -tugas yang mereka lakukan terkait kegiatan meningkatkan literasi dan numerasi : 

    1. Membaca 15 menit sebelum Pelajaran dimulai 
    2. Menggunakan ular tangga numerasi
    3. Menggunakan bank numerasi
    4. Membuat bangun ruang dengan stik es krim
    5. Menggunakan monopoli numerasi dan literasi

    Kegiatan lain nya:

    1. Pohon ilmu
    2. Pojok baca
    3. Revitalisasi UKS
    4. Revitalisasi perpustakaan
    5. Adaptasi teknologi
    6. AKM (Asesmen Kompetensi Minimum)
    7. Forum Diskusi dan Komunikasi dengan Sekolah (FKKS)
    8. Need Assessment
  • Mendapatkan konversi maksimal 20 SKS
  • Mendapatkan sertifikat kepesertaan Program Kampus Mengajar
  • Mendapatkan bantuan biaya hidup bulanan
  • Mendapatkan bantuan dana UKT yang diberikan secara at cost atau sesuai dengan nominal UKT masing-masing perguruan tinggi dengan maksimal dana UKT yang diberikan.

Catatan: Bagi mahasiswa yang telah mendapatkan bantuan biaya hidup dari beasiswa pemerintah lainnya, maka biaya yang diterima merupakan selisih dari uang yang diterima dari beasiswa.

Beberapa motivasi mahasiswa dalam mengikuti kegiatan Kampus Mengajar : terpaksa, gabut, prestasi, pengalaman, intensif, sertifikat, dan konversi SKS. Beberapa mahasiswa termotivasi mendaftarkan program ini bisa karena iseng, coba-coba, dan memang berniat mendapat pengalaman, eh…….ternyata lolos.

Akhirnya dari program KM  ini, menjadi prestasi bagi mahasiswa tersebut, dan mereka juga mendapatkan intensif dari anggaran pendidikan pemerintah yang nyalur ke mahasiswa, dan Alhamdulillah untuk intensif mahasiswa bisa berjalan dengan lancar meskipun untuk dosen dan koordinator  PT agak tersendat (hiks…hiks…hiks).

Tapi hal ini tidak menjadi masalah bagi kami, yang penting bisa membimbing mahasiswa dari berbagai PT, itu yang menjadi tolak ukur bagi kami sebagai DPL.

Baca Juga: Mahasiswi Stikes Banyuwangi Raih Juara 2 Lomba Debat Ilmiah Tingkat Nasional

Manfaat Bagi Perguruan Tinggi dan Dosen :

  1. Mendukung perguruan tinggi untuk mencapai IKU #2: Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus
  2. Memberi kontribusi nyata bagi penyelesaian permasalahan pendidikan 
  3. Memberi kesempatan kepada dosen lintas prodi untuk berkolaborasi dengan mahasiswa, sekolah dan guru dalam pengembangan pendidikan.
  4. Memberi ruang pengabdian, penerapan berbagai kajian, inovasi dan kreativitas yang dihasilkan dosen dalam peningkatan mutu pendidikan

Kriteris DPL  KM:

  • Dosen PTN maupun PTS dibawah naungan Dirjen Dikti Kemendikbud. 
  • Sebelum melakukan pendaftaran pastikan data di PDDikti sudah benar (NIDN, Nama, NIK, tempat tanggal lahir).

Proses seleksi DPL KM 6

Para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ini diseleksi melalui dua tahap, yaitu melalui : 

Seleksi adminitrasi 

Dalam seleksi ini Dosen dapat mendaftar program melalui aplikasi MBKM hanya dengan mengunggah berkas persyaratan berupa surat rekomendasi, pakta integritas dan berkas pengalaman membimbing mahasiswa (opsional).

Setelah mendaftar maka akan ada notifikasi di email kita seperti ini :

Kemudian dari pendaftaran tersebut, akan dilakukan seleksi administrasi/ pemberkasan, dari hasil seleksi tersebut, jika lolos, maka kita akan mendapat kiriman pesan di email kita seperti ini :

Dua hari berikutnya kita akan mendapatkan pesan lagi di email kita tentang pemberitahuan pelaksanaan tes, jadwal tes dan password untuk bisa login mengikuti tes , seperti ini :

Seleksi Tertulis (VCAT)

Bagi calon Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang lolos seleksi awal, Anda akan mendapatkan pesan melalui email dan notifikasi di dalam akun Kampus Merdeka/MBKM untuk lanjut ke tahapan tes Value Clarification and Attitude Transformation (VCAT).

Saya pribadi bersyukur sekali masuk menjadi DPL KM 6 tahun 2023. Karena dari ribuan dosen se Indonesia mendaftar, ada yang tidak lulus tahap administrasi dan test tertulis ini.

Secara keseluruhan, alur pelaksanaan kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 6 tahun 2023 adalah sebagai berikut :

Dimulai dari daftar/login, melengkapi dan mengunggah kelengkapan administrasi, melakukan seleksi , pengumuman kelulusan, setelah dinyatakan lolos, langsung melakukan kegiatan program KM 6 dan mendokumentasikan dalam bentuk laporan di laman MBKM/web KM.

Ketentuan DPL KM :

  • Setiap DPL bertanggung jawab melakukan pendampingan kepada 5-10 mahasiswa bimbingan dari PT yang sama ataupun PT lain. Dalam program KM 6 ini, saya mendapat Amanah untuk membimbing 10 mahasiswa yang berasal dari STIKES Banyuwangi dan PT lain yaitu ; UNIBA, UNEJ, UNMUH Jember, STIE Mandala Jember, dengan rincian sebagai berikut ;

No

 

NIM

 

Nama Mahasiswa

 

Asal PT

1

218620100041

AHMAD IRVAN MAULIDAN UNIBA

2

202105035

ARYANTA FAWWAZ RATSUMAJAYA STIKES BANYUWANGI

3

202102021

DWI TIRTO ARUMSARI STIKES BANYUWANGI

4

218720100231

NUR AINI UNIBA

5

2110251002

YOVANA YOLANDA MAHARANI UNMUH JEMBER

6

210210402134

DINANTI SHELA MAHASIWI UNEJ

7

21040155

ILHAM PRIA BAGUS SAPUTRA STIE Mandala

8

210210301128

MALIKATUL WAKHIDAH UNEJ

9

202101004

RESA PUTRI NUR FITRIANA STIKES BANYUWANGI

10

210210402141

TUTI MUSTIKA NINGRUM UNEJ

Pelatihan/pembekalan yang dikuti

Mahasiswa maupun DPL yang terlibat dalam rangka program ini nantinya akan memiliki tanggungjawab besar menjadi agen perubahan maupun penggerak yang memiliki peran dan tanggungjawab dalam membantu pihak sekolah pada proses mengajar, membantu administrasi maupun adaptasi teknologi.

Meskipun Bapak/Ibu dosen tidak mempunyai pengalaman mengajar di sekolah (SD, SMP, SMK), tapi saya  yakin Bapak/ibu sangat berpengalaman dalam mengajar dan membimbing mahasiswa seperti mahasiswa peserta KM ini. Dan untuk lebih memperkaya pengetahuan Bapak/Ibu dosen terkait pegetahuan program KM ini, maka akan diberikan pembekalan oleh Tim KM pusat melalui you tube/ zoom.

Kemudian akan difasilitasi telegram resmi dari KM Pusat, dan akan tergabung dalam Whatsapp Group (WAGs) untuk setiap daerah, serta sering memantau web MBKM.

Baca Juga: Prodi Pendidikan Sarjana Kebidanan Berikan Pelatihan Hypno dan Yoga Untuk Mahasiswa Baru

Peran DPL

Sebenarnya peran DPL pada kegiatan KM ini tidak begitu berat dan menyita waktu banyak. Peran DPL dalam program ini adalah :

  • Mendampingi mahasiswa bimbingan untuk bertemu dengan Disdik dan sekolah
  • Melakukan sesi pendampingan selama kegiatan berlangsung, komunikasi dengan tiap mahasiswa bimbingan (minimal 1x seminggu)
  • Melakukan komunikasi dengan guru pamong (paling tidak 2x selama program)
  • Melakukan sharing session dengan seluruh mahasiswa bimbingan (1x per dua minggu)
  • Memberikan penilaian tengah dan akhir kepada mahasiswa bimbingan
  • Memberikan rekomendasi untuk pengembangan diri bagi mahasiswa bimbingan

Tugas DPL

  • Memantau kegiatan mahasiswa bimbingan
  • Melakukan penerjunan mahasiswa di awal kegiatan dan penarikan mahasiswa di akhir program kegiatan.
  • Melakukan koordinasi atau komunikasi dengan pemangku kepentingan di wilayah setempat secara luring;
  • Melakukan koordinasi atau komunikasi dengan pihak sekolah secara luring terkait penugasan mahasiswa;
  • Membimbing dan memonitor mahasiswa yang mengikuti Program Kampus Mengajar dari awal hingga akhir masa penugasan dalam bentuk kegiatan sharing session minimal 2 minggu sekali;
  • Memberikan penilaian kepada mahasiswa bimbingan sesuai waktu yang ditentukan;
  • Mengisi laporan bulanan dan laporan akhir di laman Program MBKM;
  • Aktif berkomunikasi dengan Koordinator PT asal mahasiswa dan Tim Program Kampus Mengajar; dan
  • Tidak memiliki peran ganda pada Program Kampus Mengajar dan Program Kampus Merdeka lainnya.

Kewajiban Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)

  1. Berkoordinasi dengan dinas pendidikan, sekolah, guru dan mahasiswa
  2. Membimbing mahasiswa secara berkala
    Implementasi program Kampus Mengajar 6 yang bertemakan literasi dan numerasi sebagai tujuan yang harus diselesaikan bagi peserta didik ditingkat dasar, bagi saya sangatlah penting untuk diperhatikan.

    Banyak hal yang saya temui dari hasil monitoring pendampingan program kampus mengajar yaitu penekanan kembali  tentang pemahaman yang belum maksimal dalam penerimaan dan pencapaian oleh peserta didik terkait dengan literasi dan numerasi.

    Selama berjalannya program kampus mengajar ini mahasiswa berusaha mencapai tujuan dari program kampus mengajar yaitu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi serta keterampilan dan penguatan karakter siswa pada siswa di satuan pendidikan dasar. Mahasiswa juga berusaha memecahkan masalah yang dihadapi di sekolah.

  1. Memeriksa, memberi tanggapan dan persetujuan atas laporan mingguan Mahasiswa minimal 1 minggu sekali
    Pada poin ini , DPL diharuskan memeriksa, mereview, memberikan umpan balik, dan memberikan persetujuan untuk seluruh laporan mahasiswa melalui laman Program MBKM tepat waktu, karena ini akan membawa kelancaran bagi pencairan dana UKT mereka,
    Terkait tugas ini, DPL juga diwajibkan menyusun laporan mingguan seperti yang dilakukan oleh mahasiswa, jadi pada tugas ini, setelah DPL mereview laporan mahasiswa, tugas selanjutnya adalah membuat laporan mingguan untuk dirinya.
    Sehingga , dalam hal ini dosen harus siap dan bersedia “mengorbankan haknya” untuk melakukan tugas ini setiap minggunya.
  1. Melakukan sharing session setiap 2 minggu sekali sesuai waktu yang disepakati dengan mahasiswa
  2. Memberikan penilaian semua mahasiswa bimbingan di akhir program

Hak Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)

  1. Mendapatkan insentif sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  2. Mendapatkan sertifikat pembimbing lapangan Program Kampus Mengajar

Pengalaman lulus seleksi jadi DPL KM 6 membuat saya sangat bersyukur. Di samping menambah portofolio dalam program MBKM, berinteraksi dengan mahasiswa dari wilayah Banyuwangi dan Jember ( UNIBA, UNEJ, UNMUH Jember, STIE Mandala Jember, dan STIKES Banyuwangi), dan dengan sesama DPL se Banyuwangi, serta meningkatkan wawasan dan pengetahuan yang teraplikasi secara baik.

Semoga kegiatan Kampus Mengajar ini dapat terlaksana secara konsisten oleh pemerintah demi cita-cita Pendidikan nasional Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Mari tetap semangat dalam membangun negeri, bersinergi aku, kamu, kita. Indonesia butuh kita, Kampus Mengajar Angkatan 6 Jaya.

Counter