Blog

Stikes Banyuwangi Gelar Workshop Nasional Bimtek Jurnal Ilmiah
Berita Utama

Stikes Banyuwangi Gelar Workshop Nasional Bimtek Jurnal Ilmiah

Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Stikes Banyuwangi menggelar workshop nasional tentang jurnal ilmiah. Acara yang berlangsung hybrid selama 2 hari (Senin-Selasa, 13-14/2/2023) itu mengusung tema “Bimbingan Teknis Jurnal Ilmiah Menuju Indeks Reputasi SINTA dan DOAJ”.

Dengan mengundang pemateri seorang supervisor RJI Bidang Kepakaran Akreditasi Jurnal Ilmiah dari Politeknik Negeri Jember, Muhammad Yunus, M.Kom kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari 50 perguruan tinggi dan 11 provinsi di Indonesia.

            Ns. Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas, M.Kep selaku ketua panitia menjelaskan, bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan kontribusi kepada pengelola jurnal seluruh Indonesia agar lebih baik dan bisa terindex serta bereputasi.

“Kami berharapnya, jurnal para peserta kedepannya dapat menjadi media publikasi desiminasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik serta berkualitas seperti yang tertuang dalam Permendikbudristek No 12 tahun 2021 tentang PAK BKD,” ucap laki-laki yang juga merupakan sekretaris Pusat Penjamin Mutu di Stikes Banyuwangi.

DOK HYBRID : Pelaksanaan Workshop Nasional Bimtek Jurnal Ilmiah Stikes Banyuwangi, Selasa-Rabu (13-14/2).

Baca Juga: UKM English Club Gelar Workshop Dan Debate Bahasa Inggris

            Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Stikes Banyuwangi, DR. H. Soekardjo, adanya bimtek ini semoga menjadi wadah para pengelola jurnal diberbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan jurnal yang dikelola.

“Kegiatan ini semoga memberikan kontribusi yang baik, mengingat PT memang penting untuk bisa mengelola jurnal karena bisa meningkatkan reputasi apabila jurnal tersebut berpetusai baik nasional maupun internasional, sehingga memotivasi para SDM didalamnya untuk melakukan publikasi,” pungkasnya

            Sementara itu, pemateri workshop Muhammad Yunus mengaku senang bisa kembali berbagi ilmu di Stikes Banyuwang. Dirinya menginginkan pertemuan selama dua hari secara hybrid tersebut dapat melahirkan jurnal-jurnal perguruan tinggi yang terindeks bereputasi khususnya SINTA dan DOAJ.

*(Humas)

Counter