Blog

Stikes Gelar Kuliah Tamu Holistic Care dan Diskusi Terbuka tentang Ners Spesialis
Berita Utama

Stikes Gelar Kuliah Tamu Holistic Care dan Diskusi Terbuka tentang Ners Spesialis

Seluruh mahasiswa Stikes Banyuwangi mengikuti Guest Lecture¸Kamis (23/12/22) di Auditorium GBK. Kegiatan yang mengusung tema “Developing Holistic Care Toward a Better Quality Health” ini merupakan bentuk kerjasama antara Stikes Banyuwangi dengan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya. Narasumbernya pun berasal dari tiga pejabat FKP Unair, yakni Prof. Dr. Ah. Yusuf S, S.Kp., M.Kes selaku dekan fakultas keperawatan, Dr. Esti Yunitasari, S.Kp., M.Kes serta Ns. Lingga Curnia Dewi, M.Kep.

            Selain kuliah tamu, di sesi kedua pada siang harinya, FKP Unair juga bekerjasama dengan Ikatan Alumni Stikes Banyuwangi (IKA SEWANGI) menggelar diskusi terbuka tentang “Peluang Karir Menjadi Ners Spesialis”. Dengan narasumber yang masih sama, diskusi ini dihadiri oleh para tenaga kesehatan dari berbagai instansi pelayanan seperti rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, klinik dan puskesmas. Tidak hanya wilayah Banyuwangi saja, melainkan juga menyasar para tenaga kesehatan untuk daerah Kabupaten Situbondo dan Bondowoso.

            Ketua Stikes Banyuwangi, DR. H . Soekardjo menjelaskan bahwa kuliah tamu ini penting untuk diikuti oleh seluruh mahasiswa, terlagi topiknya mengenai holistic care yang sangat selaras dengan visi dan misi institusi. Hal ini juga berkaitan dengan inovasi kesehatan “OTOF: One Team One Family” yang tengah disiapkan oleh Stikes Banyuwangi.

“Saat ini sedang kami siapkan, mahasiswa membentuk tim yang terdiri dari masing-masing program studi bertugas membina satu keluarga. Sehingga, dalam satu keluarga tersebut didampingi oleh perawat, bidan, analis, gizi dan farmasi. Ini akan menjadi terobosan baru bidang kesehatan dari mahasiswa, bentuk perkembangan dari program OSOC terdahulu atau One Student One Client,” ujar Soekardjo.

Baca Juga: Stikes Banyuwangi Berikan Sosialisasi Karir untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

            Terkait diskusi terbuka, lanjutnya, mayoritas yang hadir merupakan alumni Stikes Banyuwangi yang telah menyandang gelar ners. Kedepan, para perawat di pelayanan kesehatan, tidak hanya dituntut untuk berhenti pada jenjang ners saja, melainkan memiliki peluang untuk meningkatkan pendidikan mengambil spesialis.

“Ini merupakan langkah awal kerjasama Stikes dengan FKP Unair, kedepannya kita akan melanjutkan spesialis ini. Harapan kita, selain ners juga ada bidan spesialis karena di Stikes telah ada lulusan profesi bidan,” imbuhnya

Para peserta dan narusumber melakukan sesi foto bersama usai mengikuti sesi diskusi terbuka.
FOTO BERSAMA : Para peserta dan narusumber melakukan sesi foto bersama usai mengikuti sesi diskusi terbuka.

            Sementara itu, Prof. Ah. Yusuf S, S.Kp., M.Kes selaku dekan FKP Unair mengaku senang bisa hadir di Stikes Banyuwangi.

“ Pertemuan kita kali ini semoga dapat memberikan manfaat, baik itu kuliah tamu ataupun diskusi terbuka terkait ners spesialis. Harapan kami, Stikes bisa juga membuka ners spesialis, sehinnga dapat menampung ners Banyuwangi untuk melanjutkan spesialisnya di Stikes,” tutur Prof Yusuf.

*(Humas)

Counter