Blog

Pengalaman Inspiratif Menjadi DPP MSIB 6 Tahun 2024 By Elita
Serba Serbi

Pengalaman Inspiratif Menjadi DPP MSIB 6 Tahun 2024 By Elita

Kesan pertama saya pada program MSIB

Perkenalkan nama saya Elita Endah M dari Perguruan Tinggi Swasta STIKES Banyuwangi, saat ini menjadi DPP program Magang  &  Studi  Independen  Bersertifikat  (MSIB)  Angkatan 6 Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI. Pada pelaksanaan MSIB tahun 2024 ini Alhamdulilah saya bersama satu orang teman saya terpilih menjadi Dosen Pendamping Program (DPP) MSIB. Saya terpilih di DPP magang di Dinas Kesehatan Surabaya, sedangkan teman saya Dr. Hanim Istatik Badi`ah, M.Si terpilih sebagai DPP Studi independent di PT Orbit Ventura Indonesia.

Baca juga : Pengalaman Inspiratif Menjadi DPL KM 6 Tahun 2023

Pada awalnya saya mendapat informasI melalui  pemberitahuan dari Koordinator  PT tentang pembukaan pendaftaran MSIB  kemudian saya terinspirasi melihat dan membaca laman resmi MBKM dan melihat program-program yang disediakan oleh kemenristekdikti. Dalam akun saya di web MBKM, tersedia hanya dua program yang bisa dikuti yaitu Kampus Mengajar dan MSIB. Atas dasar keinginan saya untuk mencari pengalaman baru dan memajukan mutu  pendidikan kampus saya terutama kompetensi lulusannya, maka saya memilih Program MSIB. Keinginan saya melihat bagaimana realitas pendidikan Indonesia dalam mempersiapkan generasi-generasi selanjutnya untuk terjun ke dunia pekerjaan dengan persiapan yang matang dan bisa memberikan hasil yang lebih baik dari generasi sebelumnya, juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dengan mempelajari kompetensi spesifik dan praktis yang dibutuhkan di dunia industri dan dunia usaha,  cenderung lebih besar. Selain itu pengalaman dan ilmu yang didapatkan dari program ini akan sangat bermanfaat kedepannya..

Dalam Program MSIB, ini saya  ditempatkan di Dinas Kesehatan Kota Surabaya  dengan tugas berkoordinasi dengan PIC mitra (Dinkes Surabaya), Mentor dari Puskesmas-puskesmas wilayah kerja Dinkes Surabaya, serta mentee (mahasiswa peserta MSIB dengan penempatan di Dinkes Surabaya. Dalam kegiatan ini Dinkes Surabaya mempunyai 4 (empat) program yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Adm Badan Layanan Umum Daerah (Adm BLUD), Home Care PTM, dan Pendampingan Balita Dengan Masalah Gizi (PELITA EMAZ). Dan kebetulan di program MSIB ini saya ditempatkan di program  PELITA EMAZ. Program MSIB ini dilakukan secara luring sesuai dengan kondisi masalah kesehatan yang ada di Puskesmas wilayah kerja Dinkes Surabaya.

Sekilas tentang Program MSIB

MSIB atau Magang Studi Independen Bersertifikat adalah bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh pembelajaran di dunia kerja serta bertujuan membentuk mahasiswa siap kerja yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dengan membekali pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di luar perguruan tinggi selama studi mereka.

Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan program persiapan karier yang komprehensif dan memberikan kesempatan bagi Mahasiswa untuk belajar di luar program studi dengan jaminan konversi SKS yang diakui perguruan tinggi.

Tugas dan wewenang DPP MSIB

Dalam menjalankan perannya, DPP memiliki tugas dan wewenang sebagai berikut:

  1. Melakukan pendampingan dan pembimbingan mahasiswa dalam proses pelaksanaan Program MSIB;
  2. Melakukan validasi dan verifikasi penilaian dari Mentor;
  3. Melakukan reviu terhadap rubrik penilaian pembelajaran Mahasiswa, penilaian awal (initial assessment) dan penilaian akhir (final assessment) yang ditetapkan mentor;
  4. Melakukan evaluasi secara berkala terkait kondisi pembelajaran secara umum di masing-masing Mitra dan memberikan rekomendasi rancangan kegiatan dan pembelajaran agar memenuhi kompetensi sesuai dengan capaian pembelajaran;
  5. Membuat rekomendasi terkait pengakuan dan penyetaraan SKS yang disampaikan kepada Koordinator PT masing-masing Perguruan Tinggi yang Mahasiswanya mengikuti program di institusi Mitra yang didampingi;
  6. Melakukan koordinasi dengan Mentor dan Koordinator PT terkait secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali setiap bulan;
  7. Membuat laporan bulanan dan laporan akhir terkait dengan pendampingan Mahasiswa sesuai template;
  8. Berkolaborasi bersama mitra dalam menyiapkan rubrik penilaian pembelajaran Mahasiswa;
  9. Membuat rekomendasi penilaian Mahasiswa jika dibutuhkan; dan
  10. Menginisiasi konsolidasi terkait Mahasiswa yang mengundurkan diri dan yang bermasalah (eksploitasi, perundungan, intoleransi, kekerasan seksual, dll) bersama mitra, program, dan perguruan tinggi

Tujuan Program

  1. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap Mahasiswa sehingga meningkatkan kesiapan dan keterserapan di dunia kerja dan dunia usaha
  2. Menghasilkan terobosan dalam penyelesaian persoalan praktis di industri ataupun organisasi dari inovasi yang dilakukan dalam program ini
  3. Mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan
  4. Meningkatkan peran dan kontribusi nyata Perguruan Tinggi dan Mahasiswa dalam pembangunan nasional

Manfaat bagi mahasiswa :

Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman kerja profesional, mahasiswa juga akan mendapatkan 3 hal di bawah ini:

  • Mendapat pengakuan kredit atau konversi SKS
  • Sertifikat program
  • Dana hidup bulanan (khusus mahasiswa magang yang terdaftar pada Mitra Industri yang mengajukan pendanaan)

Para Pihak dalam MSIB

Pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran MSIB selain PIC MSIB Pusat :

  1. Mitra

Mitra ini bisa juga berperan sebagai mentor, sebab mitra dan mentor adalah pihak di perusahaan yang sama. Pada mitra juga ada PIC dari mitra yang bertugas berkoordinasi dengan DPP. Mentor adalah  bagian dari mitra, namun mitra belum tentu seorang mentor.

  1. Mentor

Mahasiswa dibimbing oleh pembimbing profesional yang ditugaskan khusus sebagai mentor (dedicated professional mentor). Setiap 1 (satu) mentor mendampingi maksimal 10 (sepuluh) orang mahasiswa.

  1. DPP

DPP atau Dosen Pendamping Program , berperan menjadi penghubung antara kampus dan mitra, sehingga proses penyetaraan hingga 20 SKS belajar di luar kampus, dapat disetarakan dengan 20 SKS yang biasa diajarkan di perguruan tinggi.

Tugas DPP dalam kegiatan MSIB baik magang maupun studi independent dilakukan secara full daring.

DPP atau Dosen Pendamping Program , berperan menjadi penghubung antara kampus dan mitra

  1. Mahasiswa

Mahasiswa menjadi fokus utamanya, karena mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan magang atau studi independen secara langsung di penyelenggara program (Mitra Program MSIB) selama 1 (satu) semester yang diakui setara dengan maksimal 20 (dua puluh) Satuan Kredit Semester (SKS).

  1. Tribe/PIC Mentee

Tribe atau PIC Mentee ini terdiri dari unsur mahasiswa, yang menjadi koordinator di RO (Regional Office)-nya masing-masing daerahnya. Kalau di kampus namaya relator, komting, atau ketua kelas. Mereka ini mahasiswa peserta MSIB juga.

Tribe atau PIC Mentee ini terdiri dari unsur mahasiswa, yang menjadi koordinator di RO

Proses Registrasi DPP MSIB Bacth 6

Setelah membuat akun MSIB, Dosen Pendamping Program (DPP) untuk program MSIB perlu melakukan registrasi program saat pendaftaran sedang dibuka.

Berikut panduannya:

Login ke akun DPP Anda melalui kampusmerdeka.kemdikbud.go.id

  1. Klik menu “Daftar ke Kegiatan”.
  2. Klik tombol “Daftar” pada kegiatan Magang dan Studi Independen Bersertifikat Angkatan 6 Tahun 2024
  3. Selanjutnya, Anda dapat menyiapkan beberapa dokumen-dokumen berikut untuk melanjutkan proses pendaftaran program.

a. Surat Rekomendasi dari Perguruan Tinggi
Buat Surat Rekomendasi sesuai format. Pastikan Surat Rekomendasi ditandatangani oleh pimpinan Perguruan Tinggi (Rektor/Ketua/Direktur, Wakil Rektor/Wakil Ketua/Wakil Direktur/Dekan/Wakil Dekan atau pejabat lain sesuai ketentuan yang berlaku di masing-masing perguruan tinggi).

b. Surat Pernyataan Komitmen

c. Portofolio

d. Curriculum Vitae (CV) : Tidak ada format khusus

4. Setelah daftar dokumen-dokumen sudah disiapkan, maka Anda dapat melanjutkan ke proses selanjutnya yaitu melengkapi Informasi Pribadi. Informasi yang dibutuhkan diantaranya:

  • Lama Pengalaman Mengajar (di isi dalam tahun)
  • Status Kepegawaian (PNS/ Non PNS) dan Golongan
  • Apakah Anda pernah mengikuti program MSIB sebagai DPP sebelumnya

5. Setelah itu, Anda akan diarahkan untuk melanjutkan proses registrasi ke tahap tiga yaitu mengunggah dokumen pendukung yang telah di sebutkan di poin empat.

Pada bagian ini, Anda dapat mengganti file yang sebelumnya sudah Anda unggah.
Anda juga wajib melakukan ceklis di kolom pertanggungjawaban dokumen pendukung agar Anda dapat mendaftar pada program.

6. Setelah itu, status pendaftaran Anda akan otomatis menjadi “Sedang Diproses”. Silakan cek status Anda secara berkala.

ucapan terima kasih telah mendaftar sebagai Dosen Pendamping Program (DPP)

Setelah melakukan pendaftaran/registrasi, akan ada pemberitahuan via email, terkait ucapan terima kasih telah mendaftar sebagai Dosen Pendamping Program (DPP) pada Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Angkatan 6 tahun 2024. Lalu ada perintah diwajibkan mengumpulkan Esai Deskripsi Diri dalam jangka waktu kurang lebih 5 hari , sebagai tahapan seleksi administrasi dan substansi DPP.

Beberapa minggu kemudian sekitar 25 hari dari tahap pengumpulan Diskripsi Diri, maka hasil dari kita ber “positif thinking “ , akan terwujud dan hasilnya “Alhamdulillah “ saya dinyatakan LULUS sebagai DPP MSIB Angkatan 6.

LULUS sebagai DPP MSIB Angkatan 6 2024

Saya pribadi merasa bersyukur sekali bisa lolos menjadi DPP MSIB 6 tahun 2024. Karena dari ribuan dosen se- Indonesia mendaftar, ada yang tidak lulus tahap administrasi dan test substansi.

Secara keseluruhan, alur pelaksanaan kegiatan MSIB Angkatan 6 tahun 2024 adalah sebagai berikut :

alur pelaksanaan kegiatan MSIB Angkatan 6 tahun 2024

Dimulai dari daftar/login, melengkapi dan mengunggah kelengkapan administrasi, melakukan seleksi  dengan membuat Diskripsi Diri, pengumuman kelulusan, setelah dinyatakan lolos, mengisi kesediaan, langsung melakukan kegiatan program MSIB 6 dan mendokumentasikan dalam bentuk laporan di laman MBKM.

Syarat registrasi MSIB tidak banyak kok, berupa surat rekomendasi dari Rektor dan portofolio dosen selama ini. Apakah pernah jadi reviewer suatu aktivitas di kampus atau luar kampus. Dalam hal ini sebaiknya  mencantumkan sebanyak-banyaknya rekam jejak ketika diminta menjadi reviewer, baik untuk jurnal ilmiah, kerjasama antar instansi, maupun ketika mereviu suatu proyek kegiatan komunitas.

Kesimpulan

Pengalaman lulus seleksi jadi DPP MSIB 6 membuat saya sangat bersyukur. Di samping menambah portofolio dalam program MBKM, berinteraksi dengan mahasiswa dari seluruh Indonesia seperti dalam table berikut :

Universitas

 

Universitas Cahaya Bangsa

Universitas Nusa Cendana

Universitas PGRI Yogyakarta

Universitas Respati Yogyakarta

Universitas Sumatera Utara

Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Universitas Sumatera Utara

Universitas Singaperbangsa Karawang

Universitas Jambi

Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Universitas Halu Oleo

Universitas Nusa Cendana

Universitas Teuku Umar

Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Universitas Diponegoro

Universitas Nusa Cendana

Universitas Negeri Surabaya

Universitas Jambi

Universitas Veteran Bangun Nusantara

Universitas Sumatera Utara

Universitas Nusa Cendana

Universitas Singaperbangsa Karawang

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Universitas Airlangga

Institut Kesehatan Helvetia

Universitas Respati Yogyakarta

Universitas Lambung Mangkurat

Universitas Respati Yogyakarta

Universitas Airlangga

Universitas Muhammadiyah Aceh

Universitas Jenderal Soedirman

Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Universitas Cahaya Bangsa

Universitas Negeri Medan

Universitas Jambi

Universitas Dian Nuswantoro

Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

 

Universitas Negeri Semarang

Universitas Singaperbangsa Karawang

Universitas Malahayati

Universitas Baiturrahmah

Universitas Cahaya Bangsa

Universitas Jambi

Universitas Aisyah Pringsewu

Universitas Jambi

Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Universitas Cahaya Bangsa

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Universitas Cahaya Bangsa

Universitas Muhammadiyah Jakarta

Universitas Muhammadiyah Palu

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea Makassar

Institut Kesehatan Sumatera Utara

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea Makassar

Universitas Lambung Mangkurat

Universitas Singaperbangsa Karawang

Universitas Jenderal Soedirman

Universitas Halu Oleo

Universitas Pekalongan

Universitas Hasanuddin

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea Makassar

Universitas Jambi

STIKES Tengku Maharatu

Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Universitas Airlangga

Universitas Jambi

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea Makassar

Universitas Jambi

Universitas Negeri Surabaya

Universitas Respati Yogyakarta

Universitas Perintis Indonesia

Universitas Airlangga

 

Dengan sesama DPP (Bu Winda Septiani dari Pontianak, ibu Rini Harianti dari Karawang), dan dengan mitra/mentor, bapak ibu dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Puskesmas wilayah kerja Dinkes Surabaya.

Semoga mahasiswa memperoleh wawasan dan ilmu pengetahuan yang banyak dari pengalaman belajar di luar kampus. Yang nantinya setelah lulus kuliah tidak benar-benar dari nol masuk ke dunia usaha. Ada bekal yang telah dimilikinya hasil dari kegiatan magang dan studi independen bersertifikat ini.

Demikian tulisan pengalaman dari saya, semoga bisa mengispirasi bagi dosen lainnya, terima kasih.

Salam,

Elita DPP MSIB Bacth 6

Counter