Blog

Waspada Obat Kedaluwarsa, Kenali Berbagai Macam Tandanya!
Info Kesehatan

Waspada Obat Kedaluwarsa, Kenali Berbagai Macam Tandanya!

Halo Sobat Sehat! Pastinya sudah tidak asing lagi kan apabila mendengar kata kedaluwarsa? Sama seperti produk-produk lainnya, obat yang biasanya kita minum ketika sakit juga punya masa kedaluwarsa loh. Yuk kita bahas tuntas seputar obat kedaluwarsa!

Pada dasarnya, batas waktu sebuah obat masih bisa untuk dikonsumsi terdiri dari dua macam, yang pertama adalah tanggal kedaluwarsa atau expiration date dan yang kedua adalah Beyond Use Date. Namun, yang paling umum diketahui yaitu tanggal kedaluwarsa.

Tanggal kedaluwarsa atau expiration date merupakan tanggal yang menunjukkan bahwa sebelum tanggal yang dicantumkan pada kemasan, obat tersebut masih aman untuk dikonsumsi. Dengan catatan obat masih belum terbuka kemasannya.

Contohnya nih, untuk tanggal kedaluwarsa, pada sebuah kemasan obat tertera tulisan ED Juli 2024, artinya obat ini aman diminum sampai 31 Juli 2024. Setelah melewati tanggal tersebut, alangkah baiknya tidak dikonsumsi lagi.

Sedangkan Beyond Use Date (BUD) adalah batas waktu obat dapat digunakan setelah obat tersebut diracik, disiapkan, atau telah dibuka kemasannya. Jadi setelah obat diracik atau dibuka kemasannya, maka berlakulah Beyond Use Date ini.

Beyond Use Date ini sendiri kerap ditemukan pada obat yang telah mengalami perubahan bentuk, seperti obat racikan, sediaan sirup kering, racikan salep, dan lainnya.

Perlu sobat sehat ketahui juga, biasanya untuk beyond use date ini rentang waktunya lebih singkat loh apabila dibandingkan dengan tanggal kedaluwarsa.

Lalu kira-kira sobat sehat tahu tidak ya bagaimana cara penentuan tanggal kedaluwarsa itu?

Nah menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan atau yang biasa disingkat dengan BPOM, penentuan batas aman suatu obat digunakan berdasarkan pada kondisi ideal penyimpanan obat dan juga dilakukan uji stabilitas pada suhu.

Sebuah obat dapat dinyatakan aman konsumsi dan stabil apabila selama proses penyimpanan serta penggunaannya tidak terjadi perubahan khususnya pada perubahan fisik. 

Jadi selain kita melihat dari tanggal kedaluwarsa, bisa juga dari penampilan obatnya. Yuk simak tanda-tanda obat kedaluwarsa berdasarkan bentuk sediaannya!

Baca Juga: Prodi D3 Farmasi Stikes Banyuwangi Ajari Kader Cerdas Gunakan Obat

Tanda-Tanda Obat Kedaluwarsa

Pahami Masa Kadaluarsa Obat

  • Obat berbentuk tablet

Obat dengan bentuk sediaan tablet, sudah tidak layak dikonsumsi apabila kondisi fisiknya :

  1. Sudah terlepas dari bungkusnya
  2. Terdapat perubahan pada bau, warna, serta rasanya
  3. Munculnya noda berbentuk bintik-bintik yang mana sebelumnya tidak ditemukan noda seperti itu
  4. Kondisi obat yang lengket juga lembek
  5. Berubahnya tekstur tablet menjadi bubuk
  • Obat berbentuk puyer atau serbuk

Obat dengan bentuk sediaan serbuk, sudah tidak layak dikonsumsi apabila kondisi fisiknya :

  1. Terdapat perubahan pada bau, warna, serta rasanya
  2. Serbuk menjadi lengket dan lembab
  3. Timbulnya noda bintik-bintik
  4. Rusaknya bungkus obat seperti terbuka, sobek, dan lainnya
  • Obat berbentuk kapsul

Obat dengan bentuk sediaan kapsul, sudah tidak layak dikonsumsi apabila kondisi fisiknya :

  1. Menempelnya cangkang kapsul pada bungkus obat
  2. Berubahnya cangkang kapsul menjadi lembek
  3. Terjadi perubahan pada warna, bau, serta rasanya
  4. Melekatnya cangkang kapsul satu sama lain
  • Obat berbentuk sirup

Obat dengan bentuk sediaan sirup, sudah tidak layak dikonsumsi apabila kondisi fisiknya :

  1. Rusaknya segel kemasan
  2. Terjadi perubahan pada bau, warna, serta rasanya
  3. Kondisi sirup yang mengeruh
  4. Munculnya endapan serta sirup menjadi kental
  • Obat berbentuk semprot atau inhaler

Obat dengan bentuk semprotan atau inhaler, sebaiknya jangan digunakan lagi apabila :

  1. Rusaknya wadah seperti penyok ataupun berlubang
  2. Telah habis isi obatnya
  • Obat berbentuk semi padat seperti krim, gel, atau salep

Obat dengan bentuk seperti krim, gel, atau salep, sebaiknya jangan digunakan lagi apabila :

  1. Tekstur obat berubah menjadi keras, padahal awal mulanya lembut
  2. Rusaknya kemasan obat
  3. Bocornya isi obat sehingga pada kemasan bagian luar menjadi lengket
  • Obat berbentuk suntikan

Obat dengan bentuk suntikan, sebaiknya jangan digunakan lagi apabila :

  1. Terdapat bagian yang rusak atau hilang pada suntik
  2. Kemasan dari obat berembun 
  3. Rusaknya kemasan obat

Obat-obatan memiliki batas waktu keamanan, dan mengonsumsi obat yang kadaluwarsa bisa membahayakan kesehatan. Coba perhatikan tanggal kadaluwarsa pada kemasan obat. Jika sudah melewati tanggal tersebut, lebih baik jangan digunakan.

Baca Juga: Jamu Sehat, Bebas Berbahan Kimia Obat

Efek Meminum Obat Kedaluwarsa

Beberapa orang mungkin saja pernah mengalami yang namanya ketidaksengajaan minum obat kedaluwarsa. Kira-kira berbahaya atau tidak ya? Dan bagaimana sih efeknya bagi tubuh? Berikut merupakan efek yang mungkin akan timbul akibat minum obat kedaluwarsa:

  1. Terjadi keracunan
  2. Resiko bertumbuhnya bakteri
  3. Resiko timbulnya alergi
  4. Tidak efektif untuk mengobati penyakit sesuai fungsinya
  5. Memungkinkan terjadinya ketergantungan obat

Cara Membuang Obat Yang Benar

Setelah pemaparan efek yang ditimbulkan ketika tidak sengaja meminum obat kedaluwarsa, ternyata cukup mengerikan juga ya, lalu menurut sobat sehat, gimana nih cara yang perlu kita lakukan supaya terhindar dari peristiwa tersebut?

Salah satu cara yang tepat untuk terhindar dari meminum obat kedaluwarsa adalah ketika kita mengetahui bahwa terdapat obat kedaluwarsa, maka segeralah untuk membuang obat tersebut. 

Dan jangan lupakan, membuang obat bukan hanya sekadar langsung membuangnya ke tempat sampah saja. Namun ada tata caranya sesuai dengan bentuk obatnya. Yuk simak penjelasannya.

  1. Untuk sediaan padat seperti tablet, kapsul, dan lain-lain
  1. Keluarkan terlebih dulu obat dari bungkusnya atau kemasan aslinya.
  2. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyalahgunaan apabila dibuang dengan kemasan aslinya, maka campurlah obat dengan sesuatu yang tidak bernilai seperti halnya kotoran, bubuk kopi bekas, ataupun tanah.
  3. Letakkan campuran tersebut dalam wadah tertutup, lalu buanglah di tempat sampah.
  4. Guna menjaga identitas dari pasien yang mengonsumsi obat tersebut, maka lepaskan etiket yang ada pada kemasan.
  5. Robek kemasan asli obat, kemudian buang pada tempat sampah

Baca Juga: Molnupiravir : Bermula dari Antivirus untuk Flu menjadi Antivirus Covid-19

  1. Untuk sediaan cair seperti sirup
  1. Encerkan cairan obat kemudian buang cairan tersebut ke saluran pembuangan air
  2. Hancurkan botol kemasan obat, lalu buang pada tempat sampah
  1. Untuk sediaan semi padat seperti salep atau krim
  1. Wadah obat salep maupun krim atau bisa disebut tube digunting terlebih dulu
  2. Buang secara terpisah antara wadah obat yang telah diguntingi dan juga tutupnya pada tempat sampah
  1. Untuk sediaan insulin

Buang jarum insulin yang telah dirusak dan jangan lupa pasang kembali tutupnya sebelum dibuang pada tempat sampah

  1. Untuk obat berbentuk inhaler
  1. Semprot secara perlahan obat ke dalam air untuk menghindari adanya tetesan obat yang masuk udara
  2. Cairan atau padatan yang dihasilkan setelah obat dilarutkan dengan air, dibuang ke saluran pembuangan air
  3. Wadah yang kosong jangan sampai dirusak karena mudah meledak

Nah itulah rangkaian pembahasan terkait obat kedaluwarsa, mulai dari macamnya batas waktu aman penggunaan obat, pengertian, tanda-tanda obat yang sudah kedaluwarsa, efek dari meminum obat kedaluwarsa, dan yang terakhir cara membuang obat yang benar berdasarkan bentuk sediaan obatnya. 

Jika ragu tentang obat kadaluwarsa, segera konsultasikan dengan ahli kesehatan. Dokter atau apoteker dapat memberikan informasi akurat, nasihat penggunaan obat, dan bimbingan keputusan yang sesuai dengan kondisi kesehatan.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk semua orang. Dan yang paling penting, jangan lupa diterapkan ya sobat sehat ketika kita menemukan obat kedaluwarsa untuk menghindari adanya penyalahgunaan obat serta peristiwa ketidaksengajaan meminum obat kedaluwarsa. Salam Sehat!

*By: Safina Fayzannaja
*Prodi: Farmasi

Counter